Erwin Aksa Dukung Paslon no 02, Sandiaga Apresiasi

Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno

Jakarta, PONTAS.ID – Politikus Golkar Erwin Aksa resmi mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019.

Akibat dari dukungannya kepada paslon no urut 02, Erwin Aksa harus dicopot dari jabatan struktural di DPP Golkar.

Mendengar hal itu, Cawapres Sandiaga mengapresiasi keputusan dari koleganya untuk mendukungnya dan Prabowo.

“Kalau mau tapi dan memberikan dukungan saya apresiasi. Tapi kalau pun tidak apa-apa. Saya sampaikan, berikanlah simpatinya tanggal 17 April. Kalau tidak mau tampil tidak apa-apa, tapi kalau misalnya tampil saya sangat-sangat bersyukur,” kata pria akrab disapa Sandi di kawasan Bulungan, Rabu (20/3/2019).

Bekas Cawagub DKI ini pun menilai sebenarnya masih ada pihak-pihak menaruh simpati ke kubu 02, seperti Erwin Aksa. Namun, kata Sandiaga, mereka tak bisa menyampaikan secara terbuka.

“Sebetulnya banyak Erwin, Erwin lain yang ada di hatinya, tapi terbelenggu dengan situasi dan kondisi di lapangan. Banyak Erwin, Erwin lain di sekitar para pengusaha lain dan menaruh simpati dan saya sampaikan berikan lah simpatinya tanggal 17 April,” ujarnya.

Erwin diketahui merupakan pengurus DPP Golkar, di mana partainya mendukung capres Joko Widodo (Jokowi). Namun Erwin menyatakan nonaktif dari kepengurusan Golkar terkait sikap politiknya.

“Kalau tidak mau tampil pun tidak apa-apa, tapi misalkan mau tampil saya sangat mengapresiasi. Saya sampaikan, berikanlah simpatinya tanggal 17 April. Kalau tidak mau tampil tidak apa-apa, tapi kalau misalnya tampil saya sangat-sangat bersyukur,” sambungnya.

Sebelumnya, Erwin diketahui muncul menonton Sandiaga saat debat cawapres 2019, Minggu (17/3) lalu, dan membuat heboh. Erwin Aksa menegaskan dia memang mendukung pasangan calon nomor urut 02 itu.

“Saya sadar dan memahami konsekuensi dari partai, saat ini saya tidak sejalan dengan partai. Namun langkah saya ini bukan berarti tidak taat asas, tapi demi persahabatan saya dengan Sandiaga Uno. Akhirnya saya mohon maaf kepada seluruh kolega dan kader Partai Golkar di seluruh Indonesia, dan dengan ini saya menyatakan nonaktif dari kepengurusan Partai Golkar sampai proses pencapresan selesai,” tegas Erwin, Selasa (19/3/2019).

Penulis: Luki Herdian

Editor: Idul HM

Previous articleBamsoet Harap Anggota DPR Taat Bayar Pajak
Next articleHadang Hoaks, Pemkab Tangerang Gelar FGD Bakomuhas