Survei LSI Terbaru, Perindo Ungguli PPP dan PAN

Jakarta, PONTAS.ID – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA merilis hasil survei terbaru mereka pada hari ini, Rabu (20/2/2019). Dalam rilis survei terbaru itu, elektabilitas Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berhasil mengungguli Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar menjelaskan bahwa berdasarkan hasil survei, jika pemilihan umum (Pemilu) dilaksanakan pada hari ini, maka partai perindo menempati peringkat 8 partai pilihan populasi secara umum, dengan tingkat elektabilitas sebesar 3,6 persen.

“Perindo 3,6 persen, disusul PPP sebesar 3,5 persen, dan PAN sebesar 1,5 persen,” kata Rully kepada wartawan dalam konferensi pers hasil survei terbaru di Kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu (20/2/2019).

Dibawah mereka, terdapat partai peserta Pemilu 2019 lainnya, yang angka dukungannya masih di bawah 1 persen, yaitu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Berkarya, Partai Bulang Bintang (PBB), serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Indonesia (PKPI).

“Untuk partai baru (partai yang baru ikut pemilu), Perindo memimpin dan mulai menanjak. Di partai baru ini ada Perindo, Garuda, Berkarya, dan PSI,” ujar Rully.

Dia menambahkan, bahwa Partai Perindo bisa merajai aneka kantong suara dalam cluster partai baru, lantaran figur ketua umumnya yakni Hary Tanoesoedibjo serta kekuatan korporasi media yang dimilikinya. Modal itulah yang kemudian dikapitalisasi menjadi kekuatan elektoral.

“Perindo dengan Pak Hary Tanoe dan korporasinya punya kekuatan. Ini yang bisa membesarkan Perindo. Lalu jejaring yang dibentuk Perindo cukup kuat dibanding partai baru yang lain. Perindo partai baru yang punya jejaring hampir sama dengan partai (lama) lainnya,” tutur Rully.

Sementara itu untuk peringkat 1 hingga 7, dalam survei terbaru LSI Denny JA tersebut urutannya ditempati Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan perolehan suara 23,7 persen. Kemudian di posisi runner up ada Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan perolehan 14,6 persen.

Posisi ketiga yaitu Partai Golongan Karya (Golkar) dengan 11,3 persen. Posisi keempat ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan perolehan suara 8,2 persen. Posisi kelima adalah partai yang pernah menjadi pemenang pemilu di Pileg 2009 yaitu Partai Demokrat, yang saat ini mendapat dukungan sebanyak 5,4 persen.

“Di urutan selanjutnya ada Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dengan dukungan 4,5 persen, lalu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 4 persen,” imbuh Rully.

Untuk diketahui, survei terbaru LSI Denny JA ini dilakukan pada tanggal 18-25 Januari 2019, dengan menggunakan 1200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode multistage random sampling, dan wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner.

Margin of error survei ini adalah 2,8 persen. Selain survei, LSI Denny JA juga melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisa survei. Survei ini pun katanya dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Editor: Risman Septian

Previous articleKPK Serahkan Aset Sitaan Senilai 110 Miliar untuk Kejagung dan BNN
Next articleGerindra: Mustahil Prabowo Tinggalkan Pancasila