Dukung Pengendalian Limbah, Pemkot Medan Terima Penghargaan

Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Heri Batangari Nasution

Medan, PONTAS.ID – Asosiasi Forum Pengelola Air Limbah Domestik (Forkalim) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Medan, sebagai apresiasi bagi daerah yang dianggap baik dan peduli dalam pengelolaan sanitasi air limbah.

Penghargaan ini diterima langsung Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi, Heri Batangari Nasution di hotel Ambhara Jakarta pada 6-8 Februari 2019 lalu.

“Penghargaan ini atas komitmen dan kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan PDAM Tirtanadi,” kata Heri Batangari Nasution melalui keterangan tertulisnya, Rabu (13/2/2019).

Heri memaparkan, dukungan dan komitmen Pemerintah Kota Medan dalam memberikan bantuan hibah sambungan rumah air limbah perpipaan menjadi salah satu penilaian Forkalim. “Bantuan yang bersumber dari dana APBD Kota Medan sejak Tahun 2009 hingga kini telah merealisasikan 11 ribu sambungan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Forkalim menyelenggarakan tiga kegiatan yaitu Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Kunjungan Lapangan, dan Seminar Nasional selama tiga hari.

Forkalim merupakan organisasi yang menjadi wadah berhimpun dalam mempersatukan para pengelola air limbah domestik di seluruh Indonesia baik institusi maupun per-orangan.

Kegiatan ini digelar di hotel Ambhara Jakarta pada 6-8 Februari 2019 dan dihadiri oleh perwakilan dari beberapa Kementerian, para regulator dan operator air limbah dan air minum dari 26 Kabupaten/Kota di Indonesia, dan Universitas yang ada di Jakarta.

“Tujuan Forkalim yaitu menjadi organisasi profesional dan inovatif untuk mendukung akses pengelolaan air limbah domestik yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi anggotanya. Forkalim juga diharapkan dapat menjadi sumber referensi dan memediasi proses pembangunan kapasitas,” ujar Ketua Forkalim, Subekti selaku Direktur Utama PD PAL Jaya.

Menurut Subekti, acara Seminar Nasional yang turut digelar dalam kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru tentang pengelolaan sanitasi, terutama untuk isu-isu Air Limbah Domestik (ALD).

Seminar ini juga menjadi ajang berbagi kisah sukses dari berbagai institusi yang telah baik dalam Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD).

Di samping itu Program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) yang didukung The United States Agency for International Development (USAID) kata Subekti sangat membantu Forkalim.

Penulis: Ayub Badrin
Editor: Hendrik JS

Previous articleKemenkeu Berikan Hibah Rp 9 Triliun ke DKI untuk MRT Fase II
Next articleKemenpar Dorong Pelaku Usaha Pariwisata Danau Toba Manfaatkan KUR