Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya, Rikrik Rizkiyana mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berusaha mengubah pandangan pasar tradisional yang kumuh menjadi bersih dan nyaman.
Dan dalam rangka berbenah diri tersebut, kedepan Perumda Pasar Jaya katanya akan menyediakan ruang yang bersih dan sehat bagi UMKM, serta membuat tagline #2019PasarBersihSehat. Mengingat mereka sebagai front liner dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.
“Saat ini masyarakat menginginkan berbelanja di tempat yang modern, nyaman, bersih, dan sehat. Melalui program #2019PasarBersihSehat, kami bertekad mengembalikan kejayaan pasar tradisional yang senantiasa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat ke track awal sesuai visi-misi,” kata Rikrik, Senin (4/2/2019).
Menurutnya dengan mengubah pandangan mengenai pasar tradisional, terlebih setelah berubah dari PD Pasar Jaya menjadi Perumda Pasar Jaya, diharapkan geliat di ekonomi bisa kembali meningkat. Sehingga para pedagang di pasar tradisional juga merasakan dampaknya.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat yang saat ini daya belinya sedang turun. Kami ingin masyarakat kembali berbelanja ke Pasar Jaya, dengan harga yang terjangkau dan kondisi pasar bersih dan sehat, bukan ke supermarket,” ujarnya.
Program #2019PasarBersihSehat sendiri dicanangkan Direksi Pasar Jaya pada 29 Januari lalu. Langkah ini dinilainya sebagai titik balik untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang mengalami penurunan daya beli dalam mengakses barang-barang kebutuhan pokok karena peningkatan harga-harga.
Maka dari itu, lanjut Rikrik, jajaran Pasar Jaya akan merangkul kembali masyarakat konsumen dan pedagang UMKM untuk kembali ke pasar tradisional dengan menyediakan fasilitas yang layak.
“Kami akan hidupkan lagi semangat para pedagang UMKM. Mereka adalah motor penggerak ekonomi rakyat. Dukungan yang kami berikan adalah dengan memberikan fasilitas yang bersih dan sehat serta tertib,” kata Rikrik.
Melalui transformasi ini, ia berharap para pedagang di dalamnya dan pengunjung sama-sama bisa menjaga kebersihan sehingga menciptakan pasar yang sehat dan nyaman serta tertib. Selanjutnya mereka juga akan diarahkan untuk mulai memiliki budaya menjaga kebersihan pasar.
Bahkan jika perlu, perilaku mereka akan dikontrol lewat CCTV yang dipasang di setiap sudut pasar, disertai sistem punishment and reward terkait yang wajar. Dengan mendukung program ini, mereka akan mendapatkan manfaat, sehingga pembeli atau konsumen terus meningkat, dan akhirnya akan menciptakan pula banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Ke depan, ia berharap dengan adanya program gerakan #2019PasarBersihSehat seluruh masyarakat di DKI Jakarta bisa merasa nyaman dan aman ketika berbelanja di Pasar Jaya. Program ini tentunya harus didukung dengan sosialisasi dan edukasi secara rutin.
Editor: Risman Septian



























