Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melakukan ekspor perdana rumput laut ke Korea Selatan (Korsel) sebanyak 63 ton. Rumput laut yang diekspor tersebut dalam bentuk mentah.
“Ekspor rumput laut itu memang langkah perdana dari seluruh permintaan negara Korea Selatan, ke depannya, ekspor disesuaikan dengan kemampuan daerah kita, sehingga peluang ini sedapat mungkin dimanfaatkan Pemkab Nunukan,” ujar Asisten Perekonomian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan Robby Nahak Serang Kamis (17/1/2018).
Dia menegaskan sesuai kontrak kerja dengan Korsel tidak membatasi kebutuhan rumput laut dari Kabupaten Nunukan. Sehubungan dengan peluang tersebut, Pemkab Nunukan akan melakukan langkah antisipasi agar stok tidak kurang ketika permintaan Korsel meningkat. Antisipasi tepat yang bakal dilakukannya, adalah mendorong pembudidayaan rumput laut agar produksi dan kualitas meningkat sesuai standar yang ditentukan Korsel.
Ia Juga mengungkapkan, Selain tiga kontainer rumput laut yang diekspor ke Korsel, sebanyak 31 kontainer juga diangkut kapal ekspedisi yang sama untuk rumput Nunukan yang dibeli pengusaha asal Surabaya, Jawa Timur.
Pada kesempatan yang sama, General Manager PT Pelindo IV Cabang Nunukan, Muh Ilyas, menyatakan jumlah ekspor perdana dimasukkan ke dalam tiga kontainer yang masing-masing berisi 21 ton.
Seluruhnya diangkat dari Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, menuju Surabaya, Jawa Timur, selanjutnya menuju Busan, Korsel. Lama perjalanan, kata dia, kurang lebih tiga hari ke Surabaya ditambah tiga pekan menuju Busan.
Editor: Idul HM




















