Sofyan Djalil Bagikan 500 Sertipikat Tanah Gratis di Medan

Foto bersama usai penyerahan 500 sertipikat secara gratis kepada masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 dari BPN RI, Selasa (8/1/2019)

Medan, PONTAS.ID – Ratusan warga tampak sumringah dan bahagia di Aula Hijir Ismail Jalan Garu III, Medan, Selasa (8/1/2019). Bagaimana tidak, mereka mendapatkan sertipikat tanah secara gratis yang diberikan langsung Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional RI Sofyan A Djalil bersama Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin.

Tercatat, ada 500 sertipikat yang diberikan secara gratis kepada masyarakat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018 dari BPN RI tersebut. “Sebab, PTSL merupakan program pemerintah pusat guna mempermudah masyarakat memiliki sertipikat atas tanah,” kata Sofyan Djalil sebelum membagikan sertipikat.

Sofyan mengungkapkan, pemerintah pusat berupaya mempermudah masyarakat untuk mendapatkan sertipikat tanah miliknya melalui program PTSL. Dari 128 juta bidang tanah, baru sekitar 48 juta tanah yang telah disertipikat.

“Sisanya 80 juta bidang tanah lagi belum memiliki sertipikat, karenanya pemerintah melalui PTSL berupaya membantu mempermudah masyarakat mendapatkan sertipikat tanah. Ditargetkan tahun 2025, seluruh tanah di Indonesia telah memiliki sertipikat,” kata Sofyan.

Di Sumut , jelas Sofyan, ada 240 ribu bidang tanah dan baru 150 bidang tanah yang terdaftar. “Untuk Kota Medan, hari ini ada sekitar 500 sertipikat yang diserahkan kepada warga. Tahun 2019, kita tergetkan sebanyak 900 ribu bidang tanah kita upayakan akan bersertipikat. Selanjutnya tahun 2021, kita tergetkan seluruh tanah di Kota Medan akan terdfatar dan bersertipikat,” paparnya.

Selanjutnya dihadapan ratusan masyarakat yang hadir, Sofyan menjelaskan akan pentingnya tanah terdaftar dan memiliki sertipikat. Sebab, sertipikat akan mengurangi konflik sengketa tanah yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya mencegah hal itu terjadi, pemerintah pun membantu mempermudah masyarakat untuk mendapatkan sertipikat atas tanah yang dimilikinya.

“Selain mencegah terjadinya sengketa, masyarakat juga dapat menggunakan sertipikat sebagai agunan meminjam uang untuk dipergunakan sebagai modal usaha. Hanya saja masyarakat harus bijak, jangan sampai menjadi jebakan batman yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” tegasnya mengingatkan.

Patok Tanda Batas
Sementara itu, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya kegiatan ini. Pasalnya, permasalahan tanah kerap menjadi pemicu berbagai konflik di Sumut, khususnya Kota Medan. Hal ini diakibatkan fungsi tanah yang semakin penting dan selalu ada oknum yang menyerobot tanah orang lain sehingga menimbulkan konflik.

“Atas nama Pemkot Medan, saya mengucapkan terimakasih atas pemberian sertipikat tanah kepada 500 warga Kota Medan melalui program PTSL. Tentunya program ini dapat menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi masyarakat serta untuk mengurangi potensi terjadinya sengketa dan konflik di tengah-tengah masyarakat,” kata Wali Kota.

Usai penyerahan sertipikat, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional bersama Wali Kota serta unsur Forkopimda selanjutnya berjalan kaki untuk mematok tanda bantas tanah milik warga yang dilakukan secara simbolis sekitar 200 meter dari lokasi acara dengan menggunakan patok besi warna merah disertai pengecoran agar lebih kuat. Pematokan tanda batas ini pun mendapat aplaus meriah dari warga sekitar.

Penyerahan sertipikat gratis itu dilaksanakan dalam acara Penyuluhan dan Pencanangan Tanda Batas Program PTSL 2019 yang digelar BPN Provinsi Sumatera Utara. Prosesi penyerahan disaksikan Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI Ari Yuriwin, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Kakanwil BPN Sumut Bambang Priyono, Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Fachrul Husin Nasution dan sejumlah unsur Forkominda Kota Medan.

Sebelumnya, acara penyerahan sertipikat tanah gratis juga dirangkaikan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang dilakukan Wali Kota Medan, Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Kapolrestabes Medan beserta unsur Forkopimda Kota Medan, PPAT serta REI Kota Medan.

Penulis: Ayub Badrin
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here