NasDem: Tudingan Fahri Keliru soal Penanganan Gempa Lombok Didiamkan

Jhonny G Plate

Jakarta, PONTAS.ID – Sekjen Partai NasDem Jhonny G Plate membantah tudingan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut penanganan gempa di Lombok terkesan didiamkan pemerintah.

“Itu keliru, emergency response (tanggap darurat) NTB sudah selesai,” ujar Johnny di gedung DPR, Senin (8/10/2018).

Johnny menjelaskan penanganan pascagempa di NTB sudah memasuki masa rekonstruksi. Hal itu berbeda dengan gempa di Sulawesi Tengah, yang masih dalam tahap tanggap darurat.

“(Karena) sudah ke recovery dan rekonstruksi, perhatiannya bukan dalam ramai-ramai, tetapi dalam pembangunan yang direncanakan secara baik, gitu ya,” katanya.

“Namanya juga rekonstruksi, rekonstruksi itu butuh waktu ya dan panjang buat selesai. Kalau gawat darurat, tanggap darurat itu harus segera diselesaikan ya,” sambung Johnny.

Ia juga menepis pernyataan Fahri yang menyebut hingga saat ini dana bantuan untuk korban terdampak bencana di Lombok tak pernah cair. Menurutnya, pemerintah telah bekerja sesuai rencana kerja yang ada.

Buktinya, kata Johnny, sudah ada pembangunan hunian sementara untuk para korban gempa di Lombok. Hal itu juga dikuatkan dari laporan-laporan direksi-direksi perbankan yang melaksanakan pembangunan kepada Johnny.

“Ya, pemerintah melaksanakan semuanya tentu di dalam rencana jadwal kerja, ya,” ujar anggota Komisi XI itu. Salah satu bidang kerja Komisi XI adalah soal perencanaan pembangunan.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut penanganan gempa di Lombok terkesan didiamkan pemerintah. Anggota DPR dari Dapil NTB itu yakin hal serupa akan terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“(Lombok) memang didiamkan. Jadi pejabat itu cuma datang kalau ada bencana. Itu nanti Sulawesi Tengah begitu tuh, datang sekarang selfie-selfie, masuk TV segala macam. Wah, semua tiap hari konferensi pers, padahal setelah itu orang ditinggal,” kata Fahri di gedung DPR, Senin (8/10/2018).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here