Komisi XI Sebut Masih Banyak Celah Kebocoran PNBP

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi XI DPR Agun Gunandjar Sudarsa menilai, masih banyak celah secara koordinatif dan administratif dimungkinkannya terjadi kebocoran terhadap penerimaan keuangan negara pada sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Ia mencontohkan, misal pada perizinan di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) ataupun Kementerian ESDM.

Perihal pengambilan keputusan di areal hutan, bisa dilihat antara kementerian yang satu dengan kementerian yang lain belum memiliki fungsi koordinasi administrasi yang bisa mengawasi dan mengontrol secara ketat bagaimana keuangan negara itu bisa kita tingkatkan.

“Kalau perlu di Komisi XI ada forum tersendiri dengan mengundang Menteri Kelautan, Menteri Kehutanan, Menteri ESDM dalam forum tersendiri sebelum PNBP disahkan. Kita kaji lagi Undang-Undang PNBP itu,” kata Agun di gedung DPR, Selasa (24/7/2018).

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, jika dibandingkan dengan areal luas wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke baik dari sisi kehutanan, perikanan kelautan, maupun dari energi sumber daya mineral yang dimiliki, Agun menilai, angka-angka yang tertuang di APBN itu masih tidak terlalu signifikan terhadap penerimaan negara di PNBP.

Ia meminta penataan hubungan yang lebih sinergi dan lebih baik antara pemerintah pusat yang diwakili oleh kementerian dengan otoritas pemerintahan daerah provinsi maupun kabupaten.

“Ada Dinas Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, ESDM di setiap kabupaten kota yang kami lihat juga masih terjadi semacam tumpang tindih dalam tata kelolanya. Nah ini yang sebetulnya menjadi celah, kami harap dengan adanya undang-undang PNBP yang baru akan semakin terbuka,” tuturnya.

“Dan ternyata Undang-Undang PNBP ini yang sedang dikerjakan di Komisi XI ini sangat relevan terkait dengan kunjungan kerja ini, ternyata memang PNBP ini merupakan sebuah hal yang secara prinsip itu menjadi salah satu sumber pendapatan keuangan negara yang cukup signifikan,” tambahnya.

Previous articleMK: Putusan MK Tolak Gugatan Ahmadiyah Sudah Tepat
Next articleMenteri ATR/Kepala BPN Resmi Buka Rakernas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here