Pemerintah Optimis Jembatan Wijaya Kusuma Bangkitkan Ekonomi Kediri

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meresmikan Jembatan Wijaya Kusuma di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur adalah bagian dari agenda utama Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi). Melalui fokus pembangunan infrastruktur, konektivitas antar wilayah semakin baik guna lebih mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hal ini disampaikan Menteri Basuki meresmikan Jembatan Wijaya Kusuma di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (29/5/2018). Jembatan yang sebelumnya bernama Ngadiluwih ini dibuat untuk meningkatkan konektivitas antara Kecamatan Mojo dan Ngadiluwih di Kabupaten Kediri yang dipisahkan oleh Sungai Brantas.

“Alhamdulillah berkat kerja keras kita, jembatan ini telah diselesaikan dengan baik dan telah berdiri kokoh. Saya berharap Pemerintah bersama seluruh masyarakat untuk bertanggungjawab dalam menjaga dan memelihara jembatan tersebut,” kata Basuki, dalam keterangan resminya kepada PONTAS.id, Selasa (29/5/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan selama ini warga sisi Barat Kab. Kediri mengalami kesulitan dalam mengirimkan hasil panennya ke wilayah timur. “Mudah-mudahan jembatan ini dapat membuka keterisolasian warga pada sisi barat sungai,” katanya.

Sebelum jembatan ini dibangun, warga harus menyeberangi sungai dengan menggunakan perahu tambang dengan daya angkut terbatas. Sedangkan untuk kendaraan roda empat, harus memutar sekitar 15 kilometer melalui jembatan Alon-alon Kota Kediri.

Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto menambahkan bahwa selain struktur jembatan, juga dibangun jalan pendekat sepanjang 80 meter sisi Beranggahan dan 60 meter di sisi Mojo. Jembatan ini memiliki lebar 7 meter dengan 1 meter trotoar di setiap sisinya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleOJK Ingatkan Masyarakat Hindari Gadai Tidak Berizin
Next articleBanom NU Deklarasi Dukung Gus Ipul dan Puti di Pilgub Jatim