Dukung Bandara Ahmad Yani, Pemerintah Siapkan Dedicated Lane

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau rencana proyek Fly Over Akses Bandara, di Semarang, Minggu (27/5/18)

Jakarta, PONTAS.ID Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalan akses untuk mendukung operasional terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Sebab pembangunan bandara bertaraf internasional perlu didukung oleh akses jalan yang khusus (dedicated lane).

Hal ini diungkapkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang didampingi Walikota Semarang Hendrar Prihadi, saat melakukan kunjungan kerja meninjau rencana proyek Fly Over Akses Bandara, di sekitar Madukoro, Kota Semarang, Minggu (27/5/18).

“Ada usulan dari Gubernur dan Walikota untuk memanfaatkan Jalan Anjasmoro yang saat ini jalan lingkungan untuk ditingkatkan menjadi jalan akses ke terminal baru. Kita akan desain jalan khusus ke Bandara sepanjang 1,2 km dari jalan nasional dengan konstruksi layang (elevated),” kata Basuki dalam keterangan resminya kepada PONTAS.id, Selasa (29/5/2018).

Menteri Basuki mengatakan seluruh bandara internasional pada Kawasan Strategis Nasional (KSN) Metropolitan seperti Soekarno-Hatta di Jakarta, Juanda di Surabaya, Kualanamu di Medan, Hasanudin di Makasar dan Ngurah Rai di Denpasar telah didukung jalan bebas hambatan.

Kualitas Jalan
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto menambahkan pembangunan ruas tol Semarang-Demak dan Kendal-Semarang nantinya juga akan meningkatkan akses yang lebih baik ke Bandara Ahmad Yani baru.

Kehadiran terminal akan mampu melayani 8 juta penumpang per tahunnya, sehingga kelancaran arus lalu lintas dari dan menuju bandara dibutuhkan.

“Sebagai bandara internasional perlu didukung akses baik jalan arteri maupun jalan tol dengan kualitas yang bagus,” kata Arie.

Arie menambahkan, pada akhir tahun 2018 ini detailed engineering design akan dituntaskan dan akan dilanjutkan dengan pelelangan paket pekerjaan.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, Direktur Jenderal Cipta Karya, Sri Hartoyo, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah Sugiyartanto, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VII Semarang Achmad Herry Marzuki, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.

Editor: Hendrik JS

Previous articleTeknologi Pengolahan Tinja Jadi Air Bersih, Ini Prosesnya!
Next articleSebagian Wilayah DKI Bakal Diguyur Hujan Siang Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here