Rusunawa Khusus Pengrajin Tenun di Tanah Datar Diresmikan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mendampingi Ketua Dekranas RI Hj. Mufidah Jusuf Kalla di Sumatera Barat, Selasa (8/5/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah terus menambah jumlah Rumah Susun Sewa (Rusunawa) di berbagai wilayah. Penambahan ini diperuntukkan bagi berbagai kalangan yang membutuhkan hunian layak yang terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) termasuk bagi Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pondok pesantren, dan juga sekolah.

Hal ini disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat mendampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) RI Hj. Mufidah Jusuf Kalla meresmikan Rusunawa dan Sentra Industri Tenun Songket terbesar di Indonesia, di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (8/5/2018).

Basuki mengatakan, pembangunan Komplek Sentra Tenun Songket di Lintau Kabupaten Tanah Datar sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia, “Dan berharap agar Rusunawa dapat dipergunakan dengan lebih optimal oleh pengrajin tenun,” kata Basuki dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, (9/5/2018).

Basuki menjelaskan, rusun ini memiliki kamar tipe 24 yang di setiap kamarnya dilengkapi tempat tidur bertingkat, lemari, meja, kursi belajar dan kamar mandi di dalam. Rusun ini terdiri dari tower 3 lantai dengan jumlah 35 unit termasuk 2 unit difable dan tersedia ruang serbaguna. Rusun dapat ditempati sebanyak 70 orang.

“Pembangunan Rusun dibiayai dana APBN tahun Anggaran 2017 dan dilaksanakan dalam waktu 6 bulan,” pungkasnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articleKartu UOB YOLO Memenuhi Kebutuhan Kaum Milenial
Next articleMenko Luhut: Industri Kelapa Sawit Signifikan Menyerap Tenaga Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here