Gerindra Yakin Prabowo Bisa Penuhi Janji Politik dengan Buruh

KSPI Deklarasi Dukung Prabowo Subianto (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendeklarasikan dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di untuk jadi Capres 2019. Prabowo pun menandatangani kontrak politik dengan pihak buruh. Ada sekitar 10 poin perjanjian antara Prabowo dan KSPI.

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mengatakan yakin Prabowo dapat menunaikan 10 janji tersebut kepada buruh jika terpilih jadi Presiden.

“Kan kalau pak Prabowo berani berjanji, berani tanda tangan, beliau kan orang selalu komit ya, berarti beliau akan laksanakan kalau jadi Presiden,” kata Andre saat dihubungi, Rabu (2/5/2018).

Andre menerangkan, sejak lama mantan Danjen Kopassus itu ingin memperjuangkan nasib buruh supaya lebih baik. Prabowo juga tak memanfaatkan aspirasi buruh hanya untuk momentum Pilpres.

“Enggaklah, dari dulu lah 2014 kan pak Prabowo dukung buruh juga, KSPI kan 2014 juga dukung pak Prabowo kan, jadi pak Prabowo dianggap kaum buruh selama ini memperjuangkan, ini kembali pihak buruh Serikat Pekerja deklarasi pak Prabowo, pak Prabowo diputuskan untuk maju jadi calon Presiden,” tutur Andre.

Walau Prabowo pernah didukung buruh pada Pilpres 2014 lalu dan kalah, kali ini Gerindra optimis Prabowo dapat memenangkan kursi RI 1. Sebab, menurut Andre, rakyat sudah tertipu dengan pemerintahan Jokowi saat ini yang kebijakannya merugikan rakyat.

“Karena sekarang enggak bisa ditipu lagi, kalo dulu kan masih bisa ditipu dengan pencitraan masuk got, merakyat, dan pencitraan katanya bela rakyat, katanya bagian dari rakyat, dari keluarga sederhana, orang enggak bisa lagi yang yang dilihat masyarakat sekarang apa? Anda berjanji, Anda bisa laksanakan enggak janjinya?” ujarnya.

“Lalu anda janji buka 10 juta lapangan pekerjaan faktanya kan enggak, pengangguran meningkat, bahkan serbuan tenaga kerja asing dari Tiongkok unskill workers kan banyak, katanya gak mau impor beras ternyata impor beras, anda janji enggak utang ke luar negeri, anda yang paling banyak utangnya, jadi sekarang kan bisa diukur, janji-janjinya rekomendasinya, kan itu yang dilihat orang ke Pak Jokowi sekarang bukan lagi pencitraan, makanya tagar 2019 Ganti Presiden menjadi viral,” tandas Andre.

Previous articleParis Van Java Ramaikan Asian Africa Carnival 2018
Next articleTaman Nasional Komodo Terus Berbenah