Hadapi Bonus Demografi, Moeldoko Minta Mahasiswa Tetap Optimis

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama mahasiwa dalam acara Seminar ‘Indonesia Maju Tanpa Hoax’

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengingatkan para mahasiwa, bahwa optimisme dapat dibangun, jika masing-masing individu memiliki optimisme yang tinggi pula. Hal ini disampaikan Moeldoko dalam acara Seminar ‘Indonesia Maju Tanpa Hoax’ yang diselenggarakan oleh Gerakan Indonesia Optimis, di Makassar, Kamis (25/4/2018).

“Untuk menjadi pemenang, petarung yang hebat selalu berpikir optimis. Kalau sedikit-sedikit mengeluh, gampang menyerah, kita tidak akan menjadi anak muda yang memiliki mental petarung,” kata Moeldoko, seperti dikutip dari laman ksp.go.id, Jumat (27/4/2018).

Lebih lanjut ia memaparkan, sekarang ini, 8 dari 10 anak-anak muda Indonesia mudah terpapar dan mengonsumsi informasi dan berita-berita yang tidak menumbuhkan optimisme. Berita-berita bohong, hoax, dan sebagainya.

Di sisi lain, pada tahun 2030, kita akan menerima bonus demografi, di mana sebagian besar penduduk Indonesia adalah anak-anak muda yang produktif. “Salahsatunya adalah berjuang memerangi hoax secara kompak. Jika tidak, bangsa Indonesia akan mengalami kesulitan di masa depan,” imbuhnya.

Moeldoko mengungkapkan, Pemerintah di bawah kepemipinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini memiliki sejumlah indikator yang sangat positif dan membangkitkan optimisme.

“Indonesia berada dalam situasi yang menjanjikan datangnya investor dari luar negeri. Salah satunya ditandai dengan meningkatnya kemudahan berusaha dari peringkat 120, kemudian menjadi 106, lalu ke peringkat 90 dan sekarang berada di peringkat 72. Presiden Jokowi menargetkan supaya Indonesia dapat berada di kisaran peringkat 40-50-an,” kata dia.

Editor: Hendrik JS

Previous articleIndonesia Berpartisipasi dalam Pameran Pariwisata Vakantiebeurs
Next articleNegara yang Memiliki Ramah-tamah Penduduk Faktor Disukai Wisman