Kemenkop Dukung Pengembangan Desa Wisata di Bali

Wisata di Bali

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Koperasi dan UKM mendukung lebih banyak pengembangan desa di Bali sebagai desa wisata yang potensial. Salah satunya, ditetapkannya Desa Kawasan di Kabupaten Klungkung, Bali.

“Para pengusaha di sini sudah mulai profesional dalam mengelola usahanya, sehingga kredit macet (NPL)-nya sangat kecil di bawah satu persen,” kata Menkop Puspayoga dalam rilis yang diterima PONTAS.ID, Jakarta, Rabu, (25/4/18).

Menkop pun mendorong agar koperasi di desa aktif dan kreatif ikut dalam pembentukan dan mengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Desa Kemasan merupakan desa ‘binaan’ BNI. Karenanya, desa itu juga dinamakan sebagai ‘Kampoeng BNI’.

‘’Pembiayaan untuk UKM sudah bagus, produksiny juga sudah bagus, tinggal pemasarannya, apa bisa laku, itu yang harus diusahakan,’’ tuturnya

Senada dengan Menkop, CEO BNI Wilayah Bali, NTB, dan NTT AAGA Darmawan mengungkapkan pihaknya berhasil menyalurkan seluruh Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan lewat BNI. Di desa itu, BNI menjuluki sebagai Kampoeng BNI. Menurut Dermawan, BNI ingin terus bersinergi dengan masyarakat dan pemda. ’’Termasuk mengembangkan lukisan klasik Kemasan dan dicanangkannya Gerakan Santun dan Kreatif,” kata dia.

Di tempat yang sama, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, mendukung pengembangaan Desa Wisata tesebut, pihaknya sudah mengeluarkan surat keputusan [SK] penetapan desa itu sebagai desa wisata.

Dukungan kongkretnya, Pemkab Klungkung juga sudah memperbaiki infrastruktur desa seperti jalan-jalan dan got-got. “Kami juga mengupayakan diadakannya suttle bus ke sini,” tutur bupati yang juga berlatar belakang pengusaha ini.

 

Previous articleKonsul Ekonomi KJRI NYC Terus Meningkatkan Pemasaran UKM Indonesia
Next articleBanyak UKM Indonesia Sukses di AS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here