Produksi Jagung Meningkat, Petani NTT Apresiasi Bantuan Kementan

Jakarta, PONTAS.ID – Staf Ahli Mentan bidang infrastruktur, Dr. Ir. Ani Andayani memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintah dan petani, atas dilaksanakannya kegiatan panen raya jagung di Desa Abi, Kecamatan Oenina, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT.

Dalam kesempatan tersebut, Andayani juga memberikan Pujian atas pencapaian hasil panen jagung kabupaten TS di periode Oktober hingga Maret yang mencapai angka 84.351 ton. Jumlah tersebut menjadikan kabupaten TTS sebagai kabupaten di NTT dengan hasil panen tertinggi mengalahkan kabupaten lainnya di NTT.

” Saya berikan apresiasi kepada pak Bupati dan para petani di Kabupaten TTS yang telah bekerja sama dengan baik sehingga hasil panen jagung tahun ini yang tertinggi di propinsi NTT. Ini bukti jika pak Bupati menaruh perhatian yang tinggi terhadap peningkatan hasil panen dari sektor pertanian,” ungkap Dr. Ani, seperti dikuti dari laman pos kupang.com, PONTAS.ID, kamis (12/4/2018).

Dalam kesempatan yang sama Bupati TTS, Paul Mella memberikan apresiasi kepada para petani dan Dinas Pertanian Kabupaten TTS yang telah sukses meningkatkan hasil produksi jagung di kabupaten TTS.

Paul juga meminta Dinas Pertanian dan masyarakat  Setempat untuk melakukan optimalisasi lahan tidur yang ada. Pasalnya, saat ini pemerintah sudah menyediakan bantuan traktor untuk membalik lahan, benih dan pupuk untuk meningkatkan hasil pertanian.

” Sekarang kita sudah traktor untuk balik lahan. Tidak hanya itu, kalau mau panen kita sudah ada mesin panen sekaligus mesin pipil jagung sehingga petani dimudakan. Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan benih dan pupuk kepada petani untuk meningkatkan hasil panen,” sebut Mella.

Ketua kelompok tani Yosep Nope yang merupakan pemilik lahan tempat panen raya jagung ini  mengatakan, ucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan traktor, benih, pupuk hingga tenaga PPL.

Yosep mengaku, hasil panen jagung di lahan seluas 30 Ha milik kelompok tani Andika meningkat. Jika sebelumnya hanya bisa mencapai 3 ton per Hektar, saat ini sudah mencapai 5,2 ton per hektar.

Dengan bantuan traktor, benih dan pupuk, Yosep berencana untuk menambah luasan lahan tanam jagung sehingga hasil panen meningkat.

“Kami merasa senang karena pemerintah memberikan bantuan yang lengkap untuk kami. Kedepan kita akan tambah luasan area tanam jagung sehingga hasilnya bisa lebih banyak,” janjinya

Editor: Idul HM

Previous articleDituding Sedot Data Facebook, Cambridge Analytica Buka Suara
Next articleSukmawati, Rocky Gerung dan Pasal Karet SARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here