BPK: Fungsi Bulog Perlu Ditinjau, Khususnya Pengadaan Beras

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Anggota IV BPK Rizal Djalil di ruang kerjanya, Selasa (3/4/2018)/ Foto: Humas Kementan.

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Anggota IV BPK Rizal Djalil di ruang kerjanya. Pertemuan ini Guna membahas dan konsultasi terkait  Persoalan Pangan, Selasa (3/4/2018).

Menurut Rizal pertemuan ini sifatnya konsultasi biasa saja dan hal ini dimungkinkan untuk meng-update beberapa persoalan. Rizal mengatakan bahwa dirinya mendengar hari ini (Selasa) akan ada rapat UPSUS (Upaya Khusus) pangan yang dipimpin oleh Menteri Pertanian.

Untuk itu Rizal menyampaikan beberapa catatan yang perlu mendapat perhatian dari Menteri Pertanian. “Saya merasa perlu menyampaikan beberapa persoalan pangan nasional ke Menteri Pertanian,” kata Rizal, seperti dikutip PONTAS.id dari laman pertanian.go.id, Rabu (4/4/2018).

Rijal membahas Terkait adanya rencana revitalisasi fungsi Bulog, Rizal mengatakan, bahwa BPK sangat mendukung. “BPK sekali lagi mendukung kebijakan revitalisasi Bulog dalam konteks pengadaan pangan sebagai buffer stok pangan” ujarnya.

Rizal menyampaikan Bulog perlu diberi skim-skim khusus, seperti bunga bank khusus untuk menyimpan dan juga mengadakan pangan nasional.

“Yang penting fungsi Bulog perlu ditinjau, khususnya fungsi pelayanan dalam pengadaan beras,” tukas Rizal.

Editor: Idul HM

 

Previous articleFTSR Membantu Para Pelaku Promosi UMKM
Next articleKepala BNN Ajak Semua Kalangan Perang Lawan Narkoba