Pemilihan Ketua MK, ‘Hak untuk Dipilih’ Arief Hidayat Dicabut

Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman

Jakarta, PONTAS.ID – Akhirnya Mahkamah Konstitusi (MK) sepakat tidak akan memilih Arief Hidayat untuk kembali menjabat sebagai Ketua MK. Hal ini disepakati dalam Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang digelar pagi tadi.

“Tadi pagi, sembilan hakim MK mengadakan RPH dan menghasilkan kesepakatan secara musyawarah mufakat. Salah satunya profesor Arief tidak lagi punya hak untuk dipilih menjadi ketua MK,” jelas Wakil Ketua MK Anwar Usman di gedung MK, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Ketentuan ini kata Anwar, merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 tahun 2011 tentang MK dan Peraturan MK tentang pemilihan ketua dan wakil ketua, “Yang menyebutkan ketika masa jabatan sebagai hakim konstitusi berakhir, maka berakhir pula jabatan sebagai ketua MK,” imbuhnya.

Untuk itu, MK kata Anwar, akan melakukan pemilihan ketua pada awal pekan depan, Senin (2/4/2018) dalam rapat pleno tertutup, “Setelah itu pada hari yang sama akan langsung diselenggarakan sidang pleno Ketua MK 2018-2023 pukul 15.00 WIB,” pungkasnya.

Integritas MK
Sebelumnya Peneliti Senior SETARA Institutes, Imail Hasani meminta para hakim konstitusi untuk memastikan integritas kelembagaan MK tetap terjaga dengan tidak menyepakati langkah-langkah kontroversial terkait posisi Arief Hidayat.

Ismail mengingatkan MK agar tidak menyepakati desain rencana pengangkatan kembali Arief Hidayat sebagai Ketua MK, karena itu melanggar UU. Menurut dia, Ketua MK hanya boleh menjabat dua kali, “Yang artinya seorang hakim hanya dibolehkan menduduki dua kali masa jabatan tanpa harus menuntaskan masa jabatan yang ditetapkannya,” imbuhnya.

Untuk itu Ismail meminta MK tidak melakukan permufakatan yang tidak etis dengan melakukan ‘aklamasi’ yang didesain untuk memuluskan obsesi Arief kembali menjadi Ketua MK.

“Memilih Ketua MK yang memiliki integritas moral dan etis tinggi adalah kebutuhan nyata bagi MK dan bagi kehidupan berkonstitusi kita,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik dan menyaksikan pengambilan sumpah Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi.

Arief Hidayat dipilih oleh Komisi III DPR sebagai hakim konstitusi setelah lulus uji kelayakan dan kepatutan calon hakim MK.

Editor: Hendrik JS

Previous articleKA Bandara Tambah Frekuensi Perjalanan
Next articlePKS Setuju Cawapres Prabowo dari Sipil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here