Panglima Diminta Penjelasannya Soal Prajurit TNI Ditangkap di Malaysia

Evita Nursanty (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi I DPR ingin mendengar penjelasan detail dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengenai dua anggota TNI Angkatan Darat (AD) yang sempat ditahan Polis Diraja Malaysia.

Kopral Dua M Rizal dan Prajurit Kepala Subur Arianto sudah dibebaskan pada Senin (26/3 /2018). setelah ditahan Malaysia sejak Jumat 23 Maret 2018.

“Kita juga mau tanya ceritanya seperti apa sih, kan baru berita saja kita dengar. Kita komisi I kan ingin mendalami hal ini. (Kalau) Dibilang melanggar, melanggar gimananya? Musti dalami dahulu,” ujar Anggota Komisi I DPR Evita Nursanty di gedung DPR, Selasa (27/3/2018).

Terlebih, satu dari dua prajurit TNI AD itu dituduh sedang menaiki sepeda motor curian di kawasan Ladang Raso Wilayah Malaysia saat ditangkap Polisi Diraja Malaysia.

“Itu kan itu ngeri sekali itu tudingan terhadap prajurit kita, TNI kita,” ujar politikus PDIP ini.

Dia meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan sanksi kepada keduanya jika tuduhan Malaysia itu benar, yakni mereka terlibat pencurian motor atau melanggar perbatasan.

“Kita minta juga penegakan disiplin itu, kalau itu benar ya Panglima TNI harus menegakkan disiplin ya terhadap prajurit yang melanggar peraturan,” tuturnya.

Di samping itu, dia meyakini peristiwa penangkapan dua prajurit TNI AD itu tidak membuat hubungan Indonesia dengan Malaysia kembali memanas.

“Dia (Malaysia-red) juga banyak melanggar ke kita. Kan tidak hanya kita saja, cuma kita kan terekspose. Apalagi ini prajurit,” katanya.

Previous articlePemerintah Kaji Usulan Kereta Bandara Sampai Bekasi
Next articleGerindra Tolak Usulan Mendagri Soal Pilkada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here