Iwapi Mendorong Pelaku UKM Masuk ke Dunia e-Commerce

Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) memiliki sebuah program, yaitu Iwapi Goes Digital, yang searah dengan program Kemenkop dan UKM yang terus mendorong para pelaku UKM masuk ke dunia e-Commerce. Iwapi sudah memiliki 30 ribu pengusaha perempuan berskala UMKM dan besar yang tersebar di 150 DPC dan 33 DPD di seluruh Indonesia.

Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi menjelaskan bahwa proses bisnis kini sudah berkembang ke arah e-business. “Untuk itu, perempuan pengusaha harus didorong dan mampu meningkatkan mutu dan kompetensi menghadapi era e-business, era digitalisasi. Tidak ada kata lain bagi Iwapi untuk melek digital dan memulai melakukan strategi usaha melalui media digital”, kata Nita.

Menurut Nita, pemasaran online, penjualan online, transaksi online, telah menjadi jawaban dari zaman yang serba cepat ini. “Bisnis online menggerus dengan cepat penjualan tradisional. Berapa banyak supermarket besar, mall, bahkan toko yang tutup karena sepi pembeli. Di sisi lain, jumlah penjualan online tumbuh tajam dan meningkat hampir persen, papar Nita lagi.

Oleh karena itu, perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mendorong Iwapi untuk bergerak cepat. “Iwapi menyambut media baru atau yang sering disebut dengan ICT (Information Communication and Technology) dengan mendukung anggotanya untuk melek teknologi”, kata Nita.

Untuk itu, Iwapi melakukan empat terobosan. Pertama, melakukan kerjasama dengan perusahaan teknologi baik dari dalam negeri maupun dari luar, organisasi nasional dan internasional, perbankan , perusahaan BUMN yang dapat melatih dan membangun kompetensi perempuan agar dapat segera mulai melakukan usahanya melalui online.

Kedua, Iwapi terus aktif memberdayakan anggotanya agar fokus dan terus meningkatkan usaha penjualan dan jasanya melalui online. Ketiga, Iwapi membina para anggotanya untuk membenahi produksi dan operasional distribusi barang, agar ketika pesanan datang sudah siap. Keempat, Iwapi meyakinkan anggotanya bahwa berbisnis melalui online itu cepat, mudah dan murah, tidak diperlukan peralatan mahal, cukup dengan smartphone yang memiliki kapasitas internet.

Iwapi juga meyakini dengan “Goes Digital” bukan hanya memperbesar omset penjualan tapi juga menjamin kelanggengan usaha.

“Dengan meningkatnya kompetensi dan paham teknologi informasi bagi perempuan pengusaha di era digital, maka akan terbuka luas kesempatan untuk masuk menjadi mitra mata rantai perusahaan besar baik nasional maupun multinasional, dengan mengikuti tender secara online”, pungkas Nita.

Previous articleKomisi X: Kredit Biaya Pendidikan Harus Jelas
Next articleHakim Bacakan Kesimpulan Sidang Cerai Ahok-Vero

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here