Jakarta, PONTAS.ID – Presiden RI Joko Widodo akan mengeluarkan Peraturan Presiden (perpres) terkait harga batubara acuan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (persero) Sofyan Basir.
“PLN yakin kalau persoalan batubara sudah selesai. Presiden akan mengeluarkan Perpres untuk mengamankan harga batubara ini. Nanti harga batubara ini akan fix price,” kata Sofyan basir selaku Dirut PLN, Jakarta, Kamis, (1/3/18).
Ia mejelaskan, harga yang pasti tersebut sudah tertuang pada Prepers yang nantinya akan keluar. “Mudah-mudahan fix aja. Waktu itukan range ya, tapi pemerintah maunya fix, ya boleh aja. Yang penting cukup keekonomiannya untuk PLN. Kan dulub kita berkisar USD 60-70 /ton,” ujarnya.
Sofyan meminta masyarakat terus mendukung PLN walau harga batubara saat itu sedang naik. Kemudian, ia menambahkan saat ini telah 55 persen dalam penyaluran listrik PLN telah menggunakan batubara.
“Berterimaksih kepada pihak-pihak yang mendukung bagaimana energi primer ini bisa menekantarif liatrik nasional. Saat ini 55 persen listrik kita pakai batu bara, di sisi lain harga batubara naik. Karna hal ini, opportunity loss hampir Rp 20 triliun karena tidak akan penyesuaian tarif.” tutupnya.



























