Pyongyang, PONTAS.ID – Korea Utara (Korut) meluncurkan bir baru yang dibuat menggunakan bahan yang berbeda. Menurut surat kabar pemerintah, Rodong Sinmun, pabrik bir Taedonggang mengklaim mampu memproduksi bir dari gandum menggunakan teknik pengolahan eksklusif, sehingga mengahasilkan rasa lebih baik dari yang sudah ada. Bahkan, bir baru ini mendapat ulasan positif dari warga Korut.
Dilansir BBC, Kamis (8/2/2018), Taedonggang mengembangkan bir baru ini sejak 2015. Awal mula pembuatan bir ini, pemimpin Korut Kim Jong Un mengkritik produk impor dari Korea Selatan yang dinilainya tidak punya rasa.
Media Korut menyebut bir baru tersebut sebagai kemenangan Kim Jong Un untuk mengangkat standar hidup di negaranya.
Surat kabar lokal Chosun Ilbo menyebut Kim merupakan seorang penggemar bir. Bahkan dia pernah berencana mendirikan biergarten bergaya Jerman di Pyongyang. Namun, seperti dilaporkan Korea Times, perusahaan bir Jerman menolak permintaan tersebut.
Bir baru tersebut seharusnya diluncurkan di Festival Bir Pyongyang pada Juli 2017, namun dibatalkan tanpa alasan tidak jelas.
Padahal, acara tersebut bisa menjadi pemasukan bagi Korut. Bagaimana tidak, banyak warga asing pencinta bir yang rela datang untuk menghabiskan uang mereka yang banyak demi mencoba bir dengan cita rasa berbeda. Apalagi mereka dilayani oleh pelayan berseragam pramugari.
Bukan hanya festival bir, acara lain. Wonsan Air Show, juga dibatalkan karena banyak warga asing mengubah rencana perjalanan mereka setelah tewasnya warga AS, Otto Warmbier, pada Juni 2017.
Mahasiwa tersebut diketahui dipenjara dengan tuduhan propaganda. Dia meninggal tak lama setelah dipulangkan ke AS.
















