Febuari 281 Ribu Beras Import Masuk ke Indonesia

Ilustrasi Beras Import

Jakarta, PONTAS.ID – Perum bulog segera mendatangkan beras impor yang ditugaskan pemerintah, beberapa waktu lalu. Perseroan telah ditandatangani kontrak dengan 6 (enam) perusahaan dari Vietnam, Thailand dan India, dengan total kuantum Impor sebanyak 281 ribu ton. Dengan rincian dari Vietnam 141 ribu ton, Thailand 120 ribu ton dan India 20 ribu ton.

Bulog mencatat ada 8 perusahaan yang lolos tahapan negosiasi harga. Namun karena pertimbangan keterbatasan waktu izin impor, perusahaan dari Pakistan tidak menandatangani kontrak. Beras impor nantinya diperuntukan sebagai cadangan yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan oleh Pemerintah untuk keperluan antara lain stabilisasi harga, penanggulangan keadaan darurat, masyarakat miskin, kerawanan pangan, dan keadaaan tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Sekretaris Perusahaan Siti Kuwati mengatakan, berdasarkan Surat Izin Impor yang diberikan Kementerian Perdagangan, beras impor tersebut harus sudah tiba di Indonesia paling lambat tanggal 28 Februari 2018.

“Di pertengahan bulan Februari ini diperkirakan sudah ada yang masuk ke Indonesia, dan sampai dengan akhir bulan Februari ini direncanakan beras impor sebanyak 281 ribu sudah masuk semuanya,” kata Siti Kuwati, Jakarta, kamis, (8/2/18).

Pelabuhan tujuan yang menjadi destinasi impor adalah Belawan (Medan Sumut), Teluk Bayur (Padang Sumbar), Panjang (Bandar Lampung-Lampung), Merak (Cilegon Banten), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya Jatim), Tanjung Wangi (Banyuwangi Jatim), Benoa (Denpasar Bali), dan Tenau (Kupang NTT).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 01 tahun 2018 tentang Ketentuan Ekspor dan Impor, beras untuk keperluan umum adalah beras dengan kepecahan di atas 5 persen sampai dengan 25 persen. Dalam perkembangan selanjutnya, Perum BULOG mengimpor beras dengan kepecahan 5 persen dan 15 persen.

Previous articleGerindra Akan Ajukan Ahmad Muzani Jadi Pimpinan MPR
Next articleUsul Masa Kerjanya Ditambah, Ini Respon Buwas