Jakarta, PONTAS.ID – Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko yang dikabarkan terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) tiba di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Sabtu (3/2/2018) sekitar pukul 21.15 WIB. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan, pihaknya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Jombang, Jawa Timur, Nyono Suharli Wihandoko.
“Lokasi OTT di daerah, tidak di jakarta. kemudian dibawa ke Jakarta melalui perjalanan udara,” kata Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK, Jakarta, Minggu, (4/2/18).
Febri menjelaskan, dari OTT itu, tim KPK mendapatkan sejumlah barang bukti yang berhasil dikumpulkan.
“Tentu ada bukti-bukti yang kita bawa, bukti yang ada di lokasi atau bukti-bukti yang lain. Saya kira besok kita akan jelaskan, karena kita akan periksa dulu secara intensif,” ungkap Febri.
Nyono dibawa menggunakan mobil tahanan KPK dan dikawal satu mobil berwarna hitam. Selain itu penyidik KPK juga membawa 2 koper.
Diduga, kepala daerah di Jombang tersebut menerima sejumlah uang yang bertentangan dengan jabatan atau wewenangnya. Tim satgas pun telah membawa sejumlah pihak yang tertangkap tangan tersebut ke markas antirasuah.
















