Gamawan Fauzi Jadi Saksi Kasus e-KTP

Gamawan Fauzi jadi Saksi Kasus e-KTP, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Pengadilan tindak pidana korupsi kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, Senin (29/1/18). Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan Gamawan Fauzi sebagai Menteri Dalam Negeri saat proyek e-KTP berlangsung tahun 2011.

Gamawan sendiri sudah tiba di gedung Pengadilan Tipikor. Namun, dia tidak banyak berbicara dan hanya memberitahukan bahwa akan memberikan keterangan bersama dengan Diah Anggraeni sebagai Sekretaris Jenderal Kemendagri.

“Kami panggil saksi-saksi untuk masuk ke ruang persidangan,” kata Irene Putri selaku Jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin, (29/1/18).

Novanto didakwa mengintervensi pelaksanaan proyek pengadaan KTP-el di Kementerian Dalam Negeri dengan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Perbuatan yang melibatkan eks Ketua DPR itu merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar diduga mendapat jatah USD7,3 juta. Dia juga diduga menerima jam tangan merek Richard Mille seri RM 011 senilai USD135 ribu dari proyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut.

Setya Novanto didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Gamawan, jaksa turut menghadirkan Mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraini, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pimpinan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Suciati, dan Mantan Ketua Pengadaan Proyek KTP-el Drajat Wisnu Setyawan.
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah juga turut dihadirkan dalam persidangan. Saat korupsi KTP-el terjadi, Zudan menjabat sebagai Kepala Biro Hukum Kemendagri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here