Protitusi Kembali Marak di Apartemen Kalibata

Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Maraknya kembali kasus perdagangan manusia dengan modus prostitusi di Apartemen di Kalibata City, Jakarta Selatan, Jumat, (26/1/18), berhasil dihentikan oleh Satuan Reskrim Polres Jakarta Selatan. Saat beraksi pelaku membuat sebuah grup media sosial We Chat untuk membuka jasa pijat plus-plus.

“Dalam prostitusi itu juga diketahui diduga ada tindakan perdagangan orang. Hal itu dilakukan oleh tersangka NHT, 45, selaku mucikari, dia juga membuat akun dengan nama ‘Daun Muda’ untuk para pelanggan yang ada digrup tersebut,” kata Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto selaku Kapolres Jakarta Selatan, Jumat, (26/1/18).

Penangkapan terhadap mucikari tersebut adalah adanya laporan warga, yang mencurigai adanya tindakan perdagangan orang dan prostitusi online. Lalu mucikari menawarkan ‘dagangannya’ seharga Rp 250 ribu.

Para korban yang didagangkan itu sendiri beurumur 17 sampai 18 tahun, dan mereka diberikan upah sebesar Rp 50 ribu. Sedangkan sisanya untuk mucikari tersebut.

Dalam prekrutannya mucikari tersebut merekrut dari wilayah Bogor, Jawa Barat. Informasinya sendiri disebarkan melalui perkataan orang, lalu setelah itu mereka membuat sebuah komunitas.

Menurut keterangan pelaku ia sudah menjalankan hal tersebut selama kurang lebih tiga bulan. Saat ini polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone Samsung, buku catatan dengan nominal uang sebesat Rp 1.050.000, pakaian dalam wanita serta celana dalam. “Akibat tindakan tersebut, pelaku akan dikenak pasal 2 dan Pasal 6 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang,” pungkas dia.

Previous articleKebakaran Kembali Terjadi di Kebayoran
Next articleDPR: Masalah Gizi Buruk Bukan Hanya Masalah Kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here