PT Pindad Akan Dipindahkan ke Lampung

BUMN Pusat Jakarta

Jakarta, PONTAS.ID – Beberapa BUMN seperti, Pabrik PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI), PT Pindad (Persero), dan PT PAL Indonesia (Persero) rencananya akan dipindahkan ke Lampung. Rencana pemindahan pabrik ketiga industri strategis tersebut karena masih ada lahan luas di wilayah Lampung untuk didirikan pabrik. Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengaku masih terus mengkaji pemindahan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi alat-alat pertahanan dan keamanan ke Lampung. Tiga perusahaan pelat merah itu, antara lain PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), dan PT PAL.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pertahanan (Kapuskom Publik Kemenhan) Totok Sugiharto mengungkapkan, pemerintah melalui Kemenhan akan membuat kajian terkait relokasi Pindad, PT DI, dan PT PAL.

Saat ini, markas pabrik PT DI dan Pindad berada di Bandung, Jawa Barat, serta PT PAL di Surabaya Jawa Timur. “Kan buat peninjauan, kajian dulu. Tidak semudah itu, karena lokasinya cukup besar dan tempatnya jauh,” kata Totok Sugiharto, Jakarta, Jumat, (12/1/18).

Dia menyebut, kajian dibuat oleh Kemenhan, Kementerian BUMN, PT Pindad, PT DI, dan PT PAL. “Yang buat kajian adalah gabungan antara Kemenhan, Kementerian BUMN, Pindad, dan pihak terkait lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan lahan untuk relokasi pabrik tiga BUMN tersebut mencapai 10 ribu hektare (ha). “Tanahnya di Lampung. Butuhnya 10 ribu ha, nanti akan dibangun di sana,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu berencana memindahkan semua industri pertahanan mulai dari PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (DI) dan PT PAL ke Lampung. Bahkan pihaknya telah menyiapkan 10 ribu hektar lahan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Alasannya, melihat kebutuhan industri pertahanan yang semakin maju, maka perlu ada satu tempat yang cukup besar sehingga bisa mengembangkan industri pertananan nasional secara maksimal.

“Industri pertahanan makin lama makin maju. Dibuat modern. (Maka) perlu tempat besar,” kata Ryamizard di kantor PT Pindad, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (18/9/2017)

Previous articleIngin Jadi JC, Novanto Didorong Buka Nama Besar di Kasus e-KTP
Next articleIngin Jadi JC, Fahri Sebut Novanto Ikuti Jejak Nazaruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here