PBB Serukan Gencatan Senjata di Yaman

Gencatan Senjata di Yaman

Jakarta, PONTAS.ID – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres menyerukan gencatan senjata di Yaman sehubungan dengan krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Guterres menyerukan kepada seluruh pihak dalam konflik tersebut untuk menghentikan semua serangan udara dan darat dan sangat prihatin dengan peningkatan tajam bentrokan bersenjata selama beberapa hari terakhir.

“Ambulans dan tim medis tidak dapat mengakses orang-orang yang terluka dan orang-orang tidak dapat pergi keluar untuk membeli makanan dan kebutuhan lainnya. Pekerja bantuan tidak dapat melakukan perjalanan dan menerapkan program penyelamatan saat jutaan warga Yaman bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup,” ujar juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric.

Dikutip dari AFP, tiga tahun setelah pemberontak Houthi merebut ibu kota Yaman, Sanaa, dengan bantuan pasukan loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh, aliansi mereka nampaknya akan runtuh.

Kedua belah pihak telah melakukan pertempuran mematikan di jalanan pekan lalu di Sanaa, dalam bentrokan yang narasumber keamanan mengatakan telah menewaskan sekitar 60 orang.

Perang di Yaman sudah menewaskan lebih dari 8.750 orang sejak intervensi Riyadh dan sekutunya pada Maret 2015 untuk mendukung pemerintah pemberontak di selatan negara itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here