Meski Pandemi, Adara Berkomitmen Bantu Perempuan dan Anak Palestina

Sri Vira Chandra
Sri Vira Chandra

Jakarta, PONTAS.ID – Tahun Kerja 2021 bagi lembaga bantuan kemanusiaan untuk perempuan dan anak Palestina, Adara Relief International (Adara), merupakan tahun multiplying impact.

Ini merupakan komitmen Adara untuk melipatgandakan kontribusi setelah pada tahun 2020, meski dalam situasi pandemi, jumlah bantuan kemanusiaan yang disalurkan meningkat dari tahun sebelumnya.

Demikian dikemukakan Ketua Adara Relief Internasional (Adara) Sri Vira Chandra dalam rilisnya, Kamis(25/3/2021).

Melalui program galang donasi, 9 Pintu Kebaikan untuk Perempuan dan Anak Palestina, Adara berharap dapat menghimpun potensi baik masyarakat Indonesia.

“Adara percaya bahwa berbagi dalam kepedulian adalah aktivitas penyeimbang dalam kehidupan yang perlu terus dilakukan,”Kata Sri Vira.

Program 9 Pintu Kebaikan untuk Perempuan dan Anak Palestina, kata Sri Vira adalah paket donasi yang ditawarkan Adara kepada masyarakat Indonesia. Kontribusi dapat diberikan dalam bentuk donasi bagi Bantuan Kaki Palsu Untuk Perempuan Palestina, Orang Tua Asuh Yatim Palestina, Kelas Al-Qur’an bagi Penyandang Tuli, Wakaf Sumur Kembar, Ramadhan Lebih Berkah Bersama Palestina, Qurban Melangit Berkah Mendunia, Bantu Anak Palestina Kembali Bersekolah, Pemakmuran Masjidil Aqsa, dan Dekap Hangat Palestina di Musim Dingin.

“Agresi militer penjajah dan tindakan represif tentara maupun aparat menyisakan begitu banyak korban. Cacat permanen yang diderita membuat para korban kesulitan bertahan hidup,”tukasnya.

Sri Vira berharap, Kehadiran para donatur yang membantu pengadaan kaki palsu menjadi semangat dan harapan baru bagi kelanjutan hidup para korban.

“Anak-anak yatim yang terpaksa kehilangan ayah mereka yang menjadi korban bom maupun serangan juga menanti uluran tangan orang tua asuh dari keluarga-keluarga Indonesia,” katanya.

Ditambahkannya, dalam situasi penjajahan dan serangan-serangan militer, pertahanan mental juga menjadi unsur penting bagi warga Palestina.

Tetap berpendidikan dan terus mendekatkan diri dengan pedoman hidup mereka yaitu Al-Qur’an menjadi kunci kekuatan yang perlu mendapatkan dukungan dari para orang baik.

Hak tersebut juga menjadi hak mereka para penyandang tuli karena itu betapa berharganya bantuan para donatur bagi terselenggaranya kelas khusus ini.

Di akuinya Kepedulian bagi Palestina sebagai cerminan bangsa Indonesia yang peduli kemanusiaan, tidak membuat Adara lupa akan kondisi masyarakat Indonesia yang juga membutuhkan perhatian.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Stevany

Previous articleGubernur Ansar Optimis Pariwisata Kepri Bangkit Kembali
Next articleDianggap Ganggu Ketertiban, Puluhan Gepeng dan Preman Diamankan