Pangkalan Bun, PONTAS.ID – Kapolres Kotawaringi Barat (Kobar) AKBP Devy Firmansyah mengingatkan semua insitusi di kota itu agar dapat saling bersinergi demi menerapkan 4 fokus kebijakan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam menghadapi bencana.
“Ada empat fokus pada tahun 2021 dari kebijakan Kapolda Kalteng yaitu meliputi penanganan Covid-19, penanganan karhutla, ketahanan pangan (food estate) serta kasus – kasus lingkungan hidup,” kata Devy disela-sela apel bersama unsur tigapilar yakni TNI-Polisi-Pemda Kota Waringin Barat di Lapangan Sampuraga Jl Sutan Syahril Pangkalan Bun, Senin (18/1/2021).
Devy mengatakan, sebagai aparatur semua pihak harus memberikan contoh baik kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) baik dalam kondisi apapun termasuk bencana alam maupun Covid-19.
“Dalam penanganan bencana alam dan non alam. Kita sebagai garda terdepan, hendaknya menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga dampak penyebaran Covid-19 dapat kita minimalisir,” jelasnya.
Devy menyadari jika kebutuhan ada di Kobar masih dari jauh kata sempurna serta memadai. Namun demikian, ia tetap meminta semua unsut stakeholder harus siap siaga jika ada hal-hal tidak diinginkan terjadi.
“Harus kita sadari saran dan prasarana pendukung yang kita miliki masing-masing instansi dalam rangka menghadapi apapun masih sangat terbatas, oleh karena itu perlu adanya partisipasi dan kerjasama serta tugas yang baik dari instansi terkait untuk menyiapkan peralatan satuan tugas penanganan bencana alam sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya sehingga peralatan dan perlengkapan siap dikerahkan sewaktu-waktu ketika musibah bencana alam terjadi,” terangnya.
Ia pun mengajak semua pihak untuk dapat menyamakan visi misi serta persepsi masing-masing dalam menghadapi situasi apapun.
“Untuk itu perlu ditegaskan bahwa penanganan bencana alam dan non alam bukan hanya tugas TNI/Polri dan Pemda serta instansi terkait, namun tugas semua pihak,” tegasnya.
Ia menambahkan, jikalau nanti di wilayah ini ada terjadi hal-hal diinginkan semisal bencana alam dan sebagainya, maka semua pihak harus bahu membahu untuk bisa mengatasi itu semua dengan mengedepakan prinsip gotong royong salah satunya mensupport Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kabupaten Kobar.
“Dengan menyiapkan fisik dan mental yang prima dan dilandasi komitmen awal, disiplin kerja yang tinggi untuk menjalankan tugas yang diterima. Hindari ego sektoral dalam penanganan bencana alam di wilayah kobar khususnya. Maka dengan demikian kita akan mampu mengatasi kendala dalam menyelamatkan warga masyarakat yang mengalami korban bencana alam,” pungkasnya.
Apel ini juga dihadiri Wakil Bupati Kobar, FKPD Kobar, SKPD Pemda Kobar, Personel Polres Kobar, dan jajaran peserta apel lainnya.
Penulis: Riduan HD
Editor: Luki Herdian




























