Jakarta, PONTAS.ID – Salah satu Pekerja Migram Indonesia (PMI) mengalami kekerasan sekaligus penyiksaan oleh majikannya kini bekerja di Malaysia baru-baru ini.
Mengetahui Kabar tersebut, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pun mengecam tindakan tersebut.
”Kabar terakhir yang saya terima, Kemlu RI telah memanggil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia. Saat ini MH berada di RS Kuala Lumpur untuk mendapatkan perawatan. DPR juga meminta KBRI terus memantau perkembangannya. Cepat lakukan langkah aktif,” terang Azis di Jakarta, Senin (30/11/2020).
MH mengalami penyiksaan antara lain pemukulan dengan benda tumpul, luka sayatan benda tajam, disiram air panas dan tidak diberi makan. Saat ini MH sedang mendapatkan perawatan di RS Kuala Lumpur.
Peristiwa ini, sambung Azis Syamsuddin, mengingatkan semua pihak kepada peristiwa-peristiwa serupa yang menimpa TKI.
”Ini sudah pelanggaran berulang kali. Penanganan korban TKI harus cepat dan terang-benderang. Dan langkah hukum terhadap pelaku harus pula dikedepankan. Ini tak bisa dibiarkan ya.Memperlakukan tenaga kerja dengan tidak baik sudah merupakan pelanggaran dari Undang-Undang ketenagakerjaan apalagi sampai menyiksa,” ujarnya.
Azis juga berharap, komunikasi intens yang dilakukan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) termasuk Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dengan Pemerintah Malaysia dapat menghasilkan hal positif dari peristiwa ini.
”DPR terus memantau perkembangan yang terjadi. Kami menaruh harapan kasus ini tuntas. Korban segera membaik, dan komunikasi di lingkaran KBRI dengan Pemerintah Malaysia berjalan baik,” tegas politikus Golkar ini.
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana



























