Banjar, PONTAS.ID Calon Bupati Banjar nomor urut 3, H Rusli dicurhati warga terkait sulitnya mengurus data kependudukan lantaran terpusat di ibukota kabupaten di Kecamatan Martapura, saat menggelar kampanye pilkada di Desa Pakutik Kecamatan Sungai Pinang.
“Itu sudah ada dalam visi misi Rusli-Fadlan. Yaitu mengembalikan urusan pembuatan KTP, kartu keluarga, akta kelahiran dan akta kematian cukup sampai kecamatan saja,” jawab dia usai meresmikan rumah pemenangan terdepan Cabup dan Cawabup, Rusli-Muhammad Fadlan Asyari di Desa Pakutik Kecamatan Sungai Pinang, Selasa (17/11/2020).
Dikatakan dia, Rusli-Fadlan sangat paham dengan keluhan warga tersebut, terlebih warga desa di kecamatan yang berada jauh dari pusat ibukota.
“Selama ini memang kami paham soal keluhan warga ini. Makanya, diperiode Rusli-Fadlan kedepan semua urusan administrasi kependudukan akan dipermudah serta tidak jauh mendatanginya,” kata pria kelahiran asli Kabupaten Banjar dari Kecamatan Beruntung Baru ini.
Lebih lagi, kata dia, bukan hanya soal waktu ketika mengurus administrasi kependudukan ini. Melainkan juga membuat warga harus mengeluarkan biaya banyak lantaran jarak yang jauh.
“Itu pun kalau langsung selesai urusannya. Karena semua desa dan kecamatan tertumpuk dipusat untuk mengurus, akhirnya di Dinas Catatan Sipil setempat menjadi membludak dan membuat warga yang datang jauh-jauh belum tentu langsung terlayani,” kata dia lagi.
Dijanjikan dia, apabila Rusli-Fadlan menang pilbup tahun 2020 dan memimpin Kabupaten Banjar periode 2021-2024, menyangkut urusan data kependudukan akan jauh lebih baik dan lebih mudah.
“Rusli-Fadlan menang, maka program itu kami pastikan berjalan demi memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat,” janji dia.
Ditempat sama, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banjar, Manan Rifani juga memastikan keluhan warga desa Pakutik lainnya sudah terakomodir dalam visi misi Banjar Manuntung, slogan Paslon Cabup-Cawabup nomor urut 3, Rusli-Guru Fadlan.
“Infrastruktur jalan disini juga akan diperbaiki untuk menunjang ekonomi warga. Apabila jalan mulus, maka warga disini juga mudah dalam membawa hasil perkebunan seperti karet,” sebut dia.
Karena, sambung dia, kondisi jalan juga akan mempengaruhi harga jual komoditi karet milik warga setempat.
“Dengan kondisi jalan seperti saat ini, sudah tentu akan membuat pengepul menurunkan harga beli terhadap karet milik warga dengan alasan mengambilnya susah,” terang dia.
Kemudian, terkait persoalan petani tanaman kencur, janar, tipakan dan lainnya yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk akan difasilitasi pemerintah setempat kedepan agar mudah dalam mendapatkan pupuk.
“Pupuk itu menjadi kewajiban pemerintah dalam memfasilitasi ketersediaannya untuk para petani. Menangkan Rusli-Guru Fadlan tanggal 9 Desember 2020, maka harapan warga Desa Pakutik akan terwujud,” tutul dia disambut tepuk tangan puluhan warga setempat.
Penulis: Muhammad Apriani
Editor: Luki Herdian



























