Gotong-royong Perbaiki Tanggul, Bupati Semangati Warga Sergai

Sergai, PONTAS.ID – Hujan lebat disertai angin dan guruh yang menerpa kawasan Sergai Kamis (11/6/2020) malam mengakibatkan tanggul di sisi Sungai Putih di Dusun III Desa Sungai Belutu Kecamatan Sei Bamban jebol.

Puluhan hektar sawah yang baru ditanami padi serta seratusan rumah di Desa Bakaran Batu, Desa Gempolan dan Sei Belutu juga terendam air.

Upaya untuk menutup tanggul yang jebol dilakukan secara manual dan gotong royong, antara personil ASN Dinas PUPR (Pekerjaan Umum Penataan Ruang) Sergai dan warga Dusun III dan Dusun IV Desa Sei Belutu di bawah arahan Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga dan Camat Sei Bamban, Juniar Marolop Gultom.

Menurut Johan Sinaga jika kita menurunkan alat berat dengan panjang tanggul 15 Meter waktu akan terbuang disebabkan, lokasi yang akan dimasuki alat berat harus menyediakan gambangan (batang Kelapa) dan padi yang sudah ditanam pasti rusak karena dilalui alat berat.

“Setelah kita bermusyawarah dengan Camat dan Kepala Desa, kita sepakat akan memasang bronjong dan nantinya akan ditimbun pasir atau tanah, dan untuk itu sudah kita siapkan 2ribu karung, untuk di isi tanah atau pasir,” jelas Johan.

Camat Sei Bamban, Juniar Marolop Gultom kepada PONTAS.id, di lokasi mengatakan, tiga desa yang terimbas tanggul yang jebol ini mayoritas dihuni etnis Batak Toba. Sejak kemarin, kata Juniar sudah meminta masyarakat di desa Sei Belutu bergotong royong memperbaiki tanggul agar jangan gagal panen.

“Kalau banjir yang melanda beberapa rumah warga dan persawahan di Desa Bakaran Batu dan Gempolan itu imbas dari jebolnya tanggul dan curah hujan yang cukup deras. Kalau Sungai Putih ini bermuara ke Sungai Bedagai di kawasan Titi Buantan,” kata Gultom.

Dalam kegiatan gotong-royong itu, Bupati Sergai, Soekirman mengatakan kedatangan dirinya untuk memantau dan memberikan semangat kepada masyarakat. Soekirman pun menyampaikan pesannya dalam bahasa Batak Toba yang fasih.

“Kita harus marsiurupan, ‘marsiamin-aminan, marsitukkol-tukkolan songon suhat di robean’ dengan kata lain saling dukung-mendukung, seia-sekata dan kompak dalam mengerjakan kebaikan. Semoga hujan tidak turun lagi dengan lebat dan debit air di sungai ini tidak akan naik lagi,” tutup Bupati

Kegiatan gotong royong itu juga diikuti Wakapolsek Firdaus, Iptu R. Gultom, Babinsa Desa Sei Belutu dari Koramil 10/SR.

Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleUMKM Produksi Tepung, Bupati Asahan Resmikan Berkah Cendana
Next articlePepres 20 Tahun 2020, Strategi Pemerintah Atasi Isu Strategis Ibu Kota