Ambrol! Warga Soroti Proyek PU Kabupaten Malang

Malang, PONTAS.ID – Proyek Pembangunan Pelengkap Dinding Penahan Kranggan Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang kembali mendapat sorotan dari masyarakat. Pasalnya, kegiatan yang terletak di ruas jalan Kranggan-Kawi melalui anggaran tahun 2019 ini sudah ambrol dan mengalami keretakan di sana sini.

“Proyek ini mulai dikerjakan Agustus dan selesai bulan Nopember. Kerusakan mulai terjadi Januari kemarin dan sepmpat diperbaiki. Tap sejak Februari kemarin rusak lagi dan belum diperbaiki,” jelas salah seorang warga sekitar proyek, Supandri kepada PONTAS.id di rumahnya, Kamis (23/4/2020).

Menurut dia, kerusakan yang timbul diduga lantaran pada saat awal dikerjakan kontraktor tidak menggunakan material berkualitas. “”Padahal belum sempat dilewati warga tapi sudah rusak lagi. Waktu pengrugan, material yang dipakai ‘tanah ngeprul’, jadi kalau kena air langsung ambles,” kata dia.

Menanggapi permasalahan ini, Kabid Pemeliharaan dan Peningkatan Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwigyo berjanji akan memanggil kontraktor pelaksana.

“Kami akan panggil pelaksananya agar segera diperbaiki karena masih masa pemeliharaan sampai bulan Mei depan,” kata Suwigyo.

Permasalahan ini pun mendapat respon dari aktivis anti korupsi di Kabupaten Malang, “Kalau dilihat dari nilai kontrak jauh di bawah pagu anggaran, negara memang diuntungkan. Tapi, apakah hasilnya sesuai dengan yang diharapkan?. Dalam waktu dekat kami akan lakukan somasi,” kata dia.

Sebagai informasi, merujuk laman LPSE Pemkab Malang, proyek Pembangunan Dinding Penahan Kranggan ini memiliki pagu 1,4 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh CV Tri Sakti dengan nilai kontrak, Rp.862,1 juta yang bersumper dari APBD di Dinas PUBM Kabupaten Malang tahun 2019.

Penulis: Bagus Yudistira
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleTekan Dampak Covid-19, Menperin Pacu Kreativitas IKM
Next articleBangkitkan Gairah IKM, Kemenperin Dukung Kampanye #SatuDalamKopi