Jakarta, PONTAS.ID – Kabar duka kembali menyelimuti Tanah Air. Salah satu putra terbaik bangsa yang juga orang terkaya di Indonesia, Ir. Ciputra, meninggal dunia pada Rabu (27/11/2019). Founder juga pemilik perusahaan Ciputra Grup ini menghembuskan nafas terakhirnya di Singapura pukul 01.05 waktu setempat.
Sebagai pengusaha, Ciputra masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Mengutip Forbes, Rabu (27/11/2019), Ciputra dan keluarga memiliki kekayaan bersih US$ 1,3 miliar atau setara dengan Rp 18,2 triliun (kurs Rp 14.000).
Ia berada di urutan 1941 orang terkaya di dunia dan berada di urutan 27 daftar orang terkaya di Indonesia pada tahun 2018.
Forbes mencatat, Ciputra mendirikan perusahaannya Ciputra Group pada tiga dekade yang lalu. Perusahaannya melakukan pengembangan di 33 kota di Indonesia.
Pengusaha yang punya ciri khas memakai topi ini juga tercatat sebagai penggila seni. Ciputra mendirikan Ciputra Artpreneur Museum untuk memamerkan koleksi seninya di Jakarta sejak 2014.
Asal tahu saja, menilik ke belakang, Ciputra memulai bisnisnya dengan membuka jasa konsultan properti di garasi rumah. Saat ini, bisnis properti Ciputra sudah mendunia. Selain mempunyai proyek properti di 33 kota di Indonesia, Ciputra juga memiliki banyak proyek di luar negeri.
Melalui kemitraan, Ciputra Group telah berkembang dengan pesat di Vietnam (Ciputra Hanoi International City), Kamboja (Grand Phnom Penh International City), India dan China (Grand Shenyang International City).
Di sektor kesehatan, Grup Ciputra berkembang besar. Perusahaan mengembangkan jaringan rumah sakit di berbagak daerah.
Saat ini, jaringan rumah sakit yang telah didirikan adalah Ciputra Hospital CitraGarden City, Ciputra Hospital Tanggerang, Ciputra Medical Center, Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC), dan CDerma – Dermatology and Aesthetic Center.
Ciputra juga mengembangkan bisnis di sektor media dan telekomunikasi. Perusahaan media yang ada di bawah naungan Ciputra antara lain Bintang, Aura, Home, dan Teen. Sedangkan jaringan telekomunikasi berada di bawah Ciptakom yang fokus di jaringan optik.
Di sektor keuangan, Ciputra juga memiliki perusahaan asuransi, yaitu Ciputra Life. Perusahaan ini anak perusahaan dari PT Ciputra International dan PT Tunas Andalan Pratama, yang memperoleh izin usaha asuransi jiwa dari OJK pada 16 Desember 2016 dan mulai memberikan perlindungan asuransi kepada pelanggan pada 1 Februari 2017.
Di laman resmi perusahaannya, Ciputra masih tercatat sebagai Presiden Komisaris PT Ciputra Development Tbk hingga akhir hayatnya. Namun, gurita bisnis keluarga itu telah dikendalikan oleh generasi penerusnya.
Ciputra bersama sang istri Dian Sumeler memiliki empat anak, yakni Rina Ciputra Sastrawinata, Junita Ciputra, Cakra Ciputra dan Candra Ciputra. Para perempuan di keluarga ini, Dian Sumeler, Rina dan Junita Ciputra menjabat sebagai komisaris PT Ciputra Development Tbk. Sedangkan, Cakra dan Candra Ciputra menjadi direkturnya.
Penulis: Ririe
Editor: Riana



















