Dituduh Jadi Penyebab Polusi Udara Ibu Kota, Begini Respon PLN

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), I Made Suprateka

Jakarta, PONTAS.ID – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) secara tegas membantah tuduhan sebagai biang keladi polusi udara di wilayah DKI Jakarta. Sebabnya, Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang, di Pluit tak mengeluarkan emisi.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka, mengatakan, PLN telah berkomunikasi terkait hal ini dengan pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pembangkit listrik milik PLN yang ada di Ibu Kota saat ini hanya PLTGU.

“Saya klarifikasi pembangkit listrik kami terdekat di Muara Karang dan itu PLTGU, gas uap, jadi tidak ada polusi,” jelas Made, saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

“Bukan PLTU melainkan kendaraan (penyebab polusi). Jakarta dikelilingi PLTU tidak benar, memang anginnya berjamaah masuk ke Jakarta semua,” sambung Made.

Lebih lanjut, Made mengatakan, fasilitas PLN yang masih mengeluarkan emisi dan terdekat dengan Jakarta berada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Cilegon, Banten.

Kata dia, dampak fasilitas ini perlu dibuktikan faktanya mencemari udara Ibu Kota. Ia pun menegaskan, seluruh fasilitas pembangkit listrik PLN memiliki standar tertentu seperti pengelolaan emisi bahan bakar.

“PLTU kami paling dekat dari Jakarta itu di Suralaya dan itu jaraknya 100 km sementara jangkauan asap itu paling jauh 30 km,” ungkapnya.

Tak berhenti di situ, Made juga memastikan, sejumlah PLTU milik PLN bahkan telah dilengkapi dengan Ultra Supercritical yang diklaim mampu menimilasir dampak polusi dari PLTU.

“Setiap PLTU yang kita bangun sudah disertai dengan teknologi ultra critical sehingga sebaran debu fly ash rontok ke bottom ash,” tutup Made.

Penulis: Riana
Editor: Hendrik JS

Previous articleHari ke 33, TNI Teruskan Cari Helikopter Hilang di Papua
Next articleMinim Peralatan, Karhutla di Bangka Sulit Dipadamkan