Tanjung Jabung Timur, PONTAS.ID – Warga Desa Bangun Karya, Tanjung Jabung Timur merasa kecewa dan mengeluhkan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Sebab salah satu Pamsimas yang dibangun tahun 2017 di provinsi Jambi tersebut hingga saa ini tak kunjung dapat dimanfaatkan warga.
Padahal, pada saat pencanangan dan pekerjaan proyek tersebut, warga rela menghibahkan lahan miliknya demi menyukseskan program tersebut.
“Dengan harapan agar dapat dimanfaatkan untuk fasilitas umum dan warga yang ada di sekitar. Nyatanya hingga kini Pamsimas tersebut tidak kunjung beroperasi,” kata Ketua KKM (Kelompok Kerja Masyarakat), Karyono, saat dihubungi melalui ponselnya, Rabu (3/7/2019).
Menurut dia, belum beroperasinya Pamsimas di daerahnya tersebut, lantaran instalasi distribusi air belum terpasang sehingga tidak dapat disalurkan kepada warga. Menurut dia, tanggungjawab pemasangan instalasi distribusi tersebut ada di pihak pemerintah.
“Selain itu kami juga tidak mengerti terkait teknis pengerjaannya karena item pekerjaan sumur bor dan filtrasi bukan dikerjakan oleh KKM melainkan dari pihak yang ditunjuk langsung oleh pendamping yang direkomendasi oleh pihak dinas bukan melalui lelang Desa,” imbuhnya.
Pihaknya lanjut Karyono, tidak mau gegabah melakukan pemasangan sendiri Alasannya apabila dikerjakan oleh masyarakat sekitar dikhwatirkan air yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar.
“Kalau pekerjaan yang merupakan tanggungjawab kami adalah pemasangan pipa ke rumah-rumah dan towernya,” kata Karyono.




























