
Tebingtinggi, PONTAS.ID – Pengurus BKM Mesjid Raya Nur Addin beserta 3 tokoh pemuda dari GM FKPPI , MPC Pemuda Pancasila dan IPK Kota Tebingtinggi, mendukung penuh kinerja Poldasu dan Polres Tebingtinggi dalam menangani kericuhan dan kerusuhan saat pelaksanaan Harlah Nu ke 93 di tanah lapang Sri Mersing Kota Tebingtinggi, Rabu (27/2/2019).
Pengurus BKM Mesjid Raya Nur Addin, Nataruddin Nasution, selain mengapresiasi kesigapan Kapoldasu Irjen Pol Agus Adrianto dan Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi juga menyesalkan terjadinya kericuhan tersebut.
“Tegakkan hukum dan proses para pelakunya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Nataruddin, di Tebingtinggi, Rabu (6/3/2019).
Begitu juga Ketua GM FKPPI Kota Tebingtinggi Ferry Lukas Tarigan menyampaikan bahwa GM FKPPI Tebingtinggi sangat menyesalkan kejadian itu, “Kita dukung bapak Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi yang sampai saat ini mampu menjaga keamanan dan ketertiban di kota Tebingtinggi demikian juga dengan bapak Kapoldasu,” kata Ferry.
Sementara itu, Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Tebingtinggi Amiruddin Sagala menegaskan komitmen pihaknya mendukung pihak Kepolisian dan menjaga keamanan dan ketenteraman di Tebingtinggi.
“Kami akan selalu mendukung Kepolisian dalam menjaga keamanan di Tebingtinggi. Hukum harus ditegakkan demi kepentingan masyarakat Tebingtinggi,” pungkas Amiruddin.
Demikian halnya dengan Sekretaris Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Tebingtinggi melalui Wakil Sekertarisnya Chandra Gunawan, menyampikan sikap yang sama tegas. “Kita harus dukung dan percayakan Kepolisian dalam menjaga keamanan kota Tebingtinggi. Jangan ada yang merusakan kedamaian di sini,” kata Chandra.
Penulis: David Simanjuntak
Editor: Hendrik JS



























