Jakarta, PONTAS.ID – Bencana Tsunami melanda wilayah Banten dan sekitarnya terjadi pada Sabtu (22/12/2018) menyisakan duka mendalam buat semua kalangan tak terkecuali Anggota DPR Fraksi PKS Jazuli Juwaini.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Provinsi Banten, Jazuli Juwaini tidak hanya sekadar mengucapkan duka cita mendalam terhadap korban tsunami.
Namun, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI tersebut juga menyumbangkan gaji di bulan Desember tahun ini untuk korban. Bukan kali ini saja dia menyumbangkan gaji untuk korban bencana. Gempa Lombok dan Palu, Jazuli juga menyumbangkan sebulan gaji untuk para korban.
“Memang jumlahnya mungkin tidak seberapa, tetapi ini sangat berarti buat mereka yang membutuhkan. Ini bentuk kepedulian saya atas bencana yang menimba masyarakat pesisir Banten,” kata Jazuli. dalam pesan tertulis melalui WhatssAp (WA), Selasa (25/12/2018).
“Yang wafat semoga amal amal ibadahnya diterima Allah SAW. Dan, keluarga yang ditinggal diberi kesabaran serta keikhlasan. Korban yang luka mendapatkan penanganan terbaik dan semoga lekas sembuh,” kata Jazuli.
Menurut Anggota Komisi I DPR ini, besarnya jumlah korban yang mencapai 280 jiwa meninggal dan lebih dari 1000 luka-luka menunjukkan besarnya gelombang tsunami dan dampaknya.
Karena itu, Jazuli berharap seluruh elemen baik pemerintah maupun masyarakat bersama-sama membantu penanggulangan bencana ini secara cepat, tanggap dan efektif.
“Pemerintah melalui BNPB dan BDPB hendaknya segera menggelar tanggap darurat yang cepat dan efektif. Elemen masyarakat lainnya aktif dalam membantu penanggulangan bencana baik itu evakuasi, penanganan korban, maupun proses rekonstruksi,” kata dia.
PKS telah mendirikan posko bantuan dan evakuasi di sejumlah titik. Sementara itu di tingkat Fraksi akan digalang solidaritas bantuan dari para anggota dewan PKS.
“Wilayah terdampak tsunami di Serang kebetulan adalah Dapil saya. Saya pribadi akan menyumbangkan gaji bulan Desember untuk bantuan korban melalui posko-posko PKS. Selain itu kita terus galang solidaritas bantuan dari anggota dewan lainnya,” terang Jazuli.
Dia berharap korban jiwa tidak bertambah, proses evakuasi berjalan lancar serta korban baik luka-luka maupun pengungsi dapat tertangani dengan baik.
Jazuli menghimbau agar masyarakat tetap waspada dengan potensi tsunami susulan mengingat aktivitas Anak Krakatau terus berlangsung.
“Pemerintah harus sigap dengan peringatan dini agar segala kemungkinan dapat dideteksi dan diantisipasi dengan baik,” demikian Jazuli Juwaini.
Editor: Luki Herdian



























