Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik keras pemerintah atas kasus tercecernya 2.005 e-KTP di Duren Sawit, Jakarta Timur. Fadli meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mundur dari jabatannya.
Menanggapi desakan mundur dari Fadli Zon. Tjahjo Kumolo menegaskan penanganan kasus e-KTP tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur, diproses polisi.
Polisi ditegaskan Tjahjo akan menindak pihak yang menyalahi aturan terkait kasus tersebut.
“Kalau saya yang buang, saya tanggung jawab,” ujar Tjahjo kepada wartawan, Selasa (11/12/2018).
Tjahjo yang juga politikus PDIP ini meyakini ada oknum yang sengaja membuang e-KTP di Duren Sawit.
“Kan ini ada oknum yang membuang dengan sengaja, biar diselidiki oleh polisi siapa yang salah, siapa yang terlibat. Tunggu penyelidikan kepolisian,” tegas Tjahjo.
Editor: Luki Herdian




























