Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Komisi XI DPR RI, Maruarar Sirait mengapresiasi langkah Presiden Jokowi yang telah mencoret kebijakan Daftar Negatif Investasi (DNI) dari paket kebijakan ekonomi ke-16.
Dia pun menyanyangkan visi misi Menteri Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution justru bertentangan dengan keinginan pemerintah.
“Saya pikir tidak boleh ada lagi ke depan menteri yang tidak satu suara, semoga tidak terjadi lagi di masa mendatang,” kata Maruarar di Jakarta, Jumat (30/11/2018).
Maruarar yang juga politikus PDIP ini mengatakan, komitmen dan keberpihakan pemerintah terhadap UMKM dalam negeri tak perlu diragukan lagi.
Bahkan, lanjutnya, Presiden telah melakukan penurunan bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 23% menjadi 7 persen, pajak UMKM yang dulunya 1% menjadi 0,5%.
“Pemerintah juga mengeluarkan kredit tanpa agunan dari Rp5 juta menjadi Rp25 juta,” tuturnya.
Editor: Luki Herdian




























