Masyarakat Diminta Saling Memaafkan soal Insiden Pembakaran Bendera

Pemuda Banser Bakar Bendera HTI (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta semua pihak untuk saling memaafkan insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut beberapa waktu lalu.

Ia menyayangkan tenaga masyarakat yang habis terbuang menyikapi kasus tersebut. Padahal seharusnya tenaga masyarakat dapat diarahkan pada hal positif.

“Untuk kita, sudahlah hentikan pro kontra dan keributan seputar kasus tersebut lebih baik saling memaafkan. Hentikan keributan antar anak negeri karena tidak ada manfaatnya dan hanya menguras energi,” katanya dalam keterangan pers, Sabtu (27/10/2018).

Ketua Umum PAN itu menegaskan bahwa lebih baik mengutamakan persatuan sebagai tugas dan peran semua anak bangsa. Ia menyebut tugas MPR ialah mensosialisasikan pentingnya menjaga persatuan, kebersamaan, saling menghormati dan menghargai. Sebab, hal-hal tersebut adalah kesepakatan para pendiri bangsa yang digunakan sebagai landasan kokoh Indonesia merdeka.

“Kami juga memiliki semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga. Jangan sampai Indonesia yang terdiri dari keberagaman yang luar biasa sampai terkoyak-koyak. Para pendiri bangsa sudah meletakkan dasar untuk melupakan perbedaan dan hanya fokus kepada cita-cita bersama yakni Indonesia sejahtera. Itu tugas kami dan akan kami jaga terus,” jelasnya.

Walau begitu, ia mengakui banyak potensi gangguan terhadap persatuan Indonesia yang susah payah dibangun para pendiri bangsa. Khususnya akibat panasnya suasana tahun politik saat ini dan tahun 2019 karena berbeda pilihan.

“Makanya, untuk menjaga agar kegaduhan tahun politik bisa mereda bahkan hilang, MPR menjaga persatuan bangsa salah satunya dengan mengkampanyekan ‘Friendly Competition’. Pilihan boleh berbeda tapi semua tetap saudara. Tahun politik kita menjalankan demokrasi untuk kesejahteraan bersama bukan untuk berperang satu sama lain,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis mengatakan, tokoh-tokoh agama telah sepakat untuk meredam insiden pembakaran bendera berlafazkan tauhid di Garut, Jawa Barat, pada beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan KH Cholil setelah pemimpin ormas Islam dan tokoh agama melakukan pertemuan di Rumah Dinas Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla.

KH Cholil mengatakan, pertemuan tokoh-tokoh agama tersebut dipimpin langsung oleh Jusuf Kalla dan dihadiri setidaknya 25 orang. Menurut dia, hasil diskusi forum menyesalkan kasus itu, karena yang membawa bendera maupun yang membakar bendera itu telah menciptakan kegaduhan sosial.

Karena itu, ke depannya para tokoh agama sepakat untuk meredam kasus yang juga menimbulkan kegaduhan di media sosial tersebut. “Forum sepakat untuk meredam kegaduhan ini, mengingat mereka juga telah meminta maaf. Adapun kasus hukumnya diserahkan pada penegak hukum,” ujar KH Cholil dalam keterangan pers.

Selain itu, menurut KH Cholil, tokoh-tokoh agama juga sepakat mempererat silaturrahim antar ormas Islam, sehingga negara ini tidak jatuh dalam jurang konflik. “Semua pimpinan ormas sepakat mempererat silaturahmi untuk menjaga persatuan dan kedamaian,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok ini.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menggelar pertemuan dengan pimpinan ormas-ormas Islam di kediaman dinas, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (26/10) malam. Pimpinan ormas Islam yang tampak hadir antara lain Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin; Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir; Ketua PB NU, Said Aqil; dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Nazarudin Umar.

Selain itu, pimpinan ormas Islam lainnya yang tampak hadir yakni Ketua Syarikat Islam, Hamdan Zoelva; Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abas; Sekjen PBNU, Helmy Faishal; Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid; Cendekiawan muslim Azzyumardi Azra, dan Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam Indonesia (Persis), Maman Abdurahman.

Previous articleBPH Migas Dirikan Penyalur BBM Satu Harga Ke 2 di Lampung
Next articleFilm Tom and Jerry Bakal Dikembangkan Warner Bros