Keren! Dua Siswi SDN Semanan 15 Sabet Emas di Kejurnas 2026

Jakarta, PONTAS.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Rusunawa Daan Mogot. Dua bersaudara, Illiza Ajwa dan Inseuen Ailani, warga Rusunawa Daan Mogot Tower 1 RT 18/19, Kelurahan Duri Kosambi, berhasil membawa pulang dua medali emas pada ajang Kejuaraan Nasional Perang Bintang 2026 yang digelar di Indoor Stadion Sport Center Kelapa Dua, Tangerang, Banten, Minggu (28/6/2026).

Kakak beradik tersebut merupakan atlet binaan Protectors Taekwondo Indonesia yang selama ini secara konsisten membina dan mengajarkan disiplin, teknik bela diri, serta mental bertanding kepada para atlet muda.

Menuju puncak kompetisi, Illiza dan Inseuen menjalani sedikitnya 18 kali sesi latihan intensif bersama para pelatih atau sabeum di Protectors Taekwondo Indonesia. Berbagai latihan fisik, teknik, hingga pembentukan mental terus dijalani dengan penuh semangat dan disiplin tanpa mengenal lelah.

Hasilnya, pada penampilan perdana mereka di ajang Kejuaraan Nasional, keduanya mampu tampil gemilang dan mempersembahkan dua medali emas sekaligus bagi keluarga, sekolah, dan lingkungan tempat tinggal mereka.

Selain aktif berlatih taekwondo, Illiza dan Inseuen juga merupakan siswi di SDN Semanan 15 serta mengikuti program belajar di Practical Education Center (PEC).

Ibunda mereka, Lina, mengaku bangga atas pencapaian yang berhasil diraih kedua anaknya. “Sebagai orang tua sangat bangga melihat semua tetes keringat dan latihan keras kalian terbayar lunas saat pertandingan. Selamat, sayang. Kalian membuktikan bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Tetaplah menjadi anak yang rendah hati,” ujar Lina yang sehari-hari menjalankan usaha ayam geprek.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang telah membimbing anak-anaknya hingga mampu meraih prestasi di tingkat nasional.

“Terima kasih kepada para sabeum dan keluarga besar Protectors Taekwondo Indonesia. Medali ini adalah bukti nyata dari ilmu, perhatian, dan waktu yang telah diberikan untuk membimbing anak-anak kami hingga memiliki fisik dan mental yang kuat untuk bertanding,” tambahnya.

Menurut Lina, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga besar, saudara, serta para tetangga yang terus memberikan semangat selama masa persiapan hingga pertandingan berlangsung.

“Prestasi ini tidak luput dari doa dan dukungan keluarga, saudara, serta tetangga yang selalu memberikan semangat kepada anak-anak kami hingga akhirnya berhasil membawa pulang dua medali emas dari ajang Kejurnas Perang Bintang 2026,” ungkapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Training Camp (TC), Sabeum Ari, memberikan evaluasi sekaligus pesan kepada kedua atlet muda tersebut agar terus meningkatkan kemampuan mereka.

Untuk Inseuen, ia berpesan agar terus fokus mengasah teknik serangan dan meningkatkan konsentrasi saat menghadapi lawan di arena pertandingan. Sedangkan kepada Illiza, ia menekankan pentingnya pengaturan napas serta latihan mandiri seperti jogging dan berenang guna meningkatkan daya tahan fisik.

“Lawan yang mereka hadapi di Kejurnas merupakan lawan-lawan yang berat. Karena itu latihan harus terus ditingkatkan agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” pesan Sabeum Ari.

Keberhasilan Illiza Ajwa dan Inseuen Ailani menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin latihan, serta pembinaan yang baik dari keluarga dan Protectors Taekwondo Indonesia mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

 

Penulis: Rahmat Mauliady

Editor: Fajar

Previous articleBangunan Permanen Berdiri di Atas Irigasi, Kepala Desa Gununggangsir : Sudah Ada Izin!
Next articleBNN Jakut: Peran Ayah Jadi Benteng Cegah Anak Terjerumus Narkoba