Dihadiri 34 Provinsi, Pawai Ta’aruf MTQ Meriah di Martapura

Advertorial

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID- Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melepas Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXIX di Provinsi Kalsel di depan Taman Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Selasa (11/10/2022) pagi.

Sahbirin Noor menyampaikan, Pawai Ta’aruf untuk memperkenalkan budaya dan kesenian Islam yang beragam. Lebih istimewanya, keberagaman budaya berseni islam ini sejatinya mengingatkan manusia pada kebaikan dan sesuai dengan fitrah kemanusiaannya.

“Mari meriahkan pawai ta’aruf dan menyukseskan MTQ Nasional di Kalsel,” ucapnya.

Gubernur Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin tersebut berharap, seluruh kafilah saling mendukung kesuksesan MTQ. Masyarakat juga diminta untuk ikut serta memeriahkan dengan menjaga ketertiban dan keamanan di area kegiatan maupun dilingkungannya.

Ketua pelaksana M Syarifuddin mengatakan, tujuan pelaksanaan untuk memudahkan proses penyelenggaraan pawai ta’aruf dengan terciptanya nilai-nilai budaya dan keunggulan kearifan lokal masing-masing peserta se Indonesia.

Syarifuddin yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kalsel menjelaskan, pawai ta’aruf ini diikuti oleh seluruh kafilah se nusantara. Sekitar 27 mobil hias dari 34 provinsi se Indonesia ditambah 13 kabupaten/kota dan 13 Organisasi Masyarakat (Ormas) Kalimantan Selatan.

Para kafilah dengan mobil hias ini menempuh sepanjang Jalan Ahmad Yani menuju bundaran Kota Banjarbaru dan kembali lagi ke halaman Kantor Bupati Banjar.

Perhelatan MTQ Nasional tersebut nantinya akan dibuka pada 12 Oktober 2022 oleh Presiden Joko Widodo di Astaka Utama Kiram Park Karang Intan Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Even nasional dilaksanakan di 3 kabupaten/kota yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Salah satu warga bernama Syahri mengaku sangat antusias dan bahagia adanya MTQ. Ia berharap perwakilan dari Kalsel berhasil mendapat juara.

“Masyarakat Kabupaten Banjar khususnya dan Kalsel pada umumnya sangat terhibur dengan kegiatan pawai ta’aruf ini, sangat dinanti nantikan karena sekitar 50 tahun lamanya baru sekarang terlaksana kembali di Kalsel,” tukasnya.

Penulis: Muhammad Amin

Editor: Yos Casa Nova F

Previous articleMPR Dorong DPR-Pemerintah Selesaikan RUU Desa
Next articleTMMD ke-115 di Desa Silo Baru, Resmi Dibuka