Enggar: Itu Saya Tidak Mau

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah Indonesia telah bersepakat dengan Rusia soal pembayaran pembelian pesawat tempur Sukhoi dilakukan dengan cara barter dengan produk komoditas Indonesia.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta, barang komoditas yang dibarter tidak satu mancam, melainkan beragam. Pihaknya akan menolak apabila barter dilakukan hanya dengan satu jenis komoditas saja.

“Harapannya semua (komoditas) lah, kami tidak mau dengan satu komoditi . Misal karet saya tidak mau jual karet mentah. Itu saya tidak mau,” kata Enggar selaku Menteri Perdagangan, Jakarta, Kamis, (22/2/18).

Dengan begitu, dia meminta pada pihak terkait mengenai pembelian pesawat ini duduk bersana untuk membicarakan hal ini. Agar nanti tidak terjadi permalahan baru soal komoditi tadi.

“Mari kita duduk dan kita bicarakan komoditi apa saja, saya tidak mau hanya dengan satu komoditi,” ujar dia.

Diketahui perjanjian pembelian 11 Sukhoi Su-35 dari Rusia seharga US$ 1,14 milar atau Rp15,3 triliun (kurs 1 dollar AS sama dengan Rp 13.500) telah ditandatangani antara Pemerintah Indonesia dan Rusia.

Dari nominal itu, setengah harga pembelian pesawat tempur Sukhoi akan dilakukan dengan skema imbal beli komoditas Indonesia. Kementerian Perdagangan menyatakan, Indonesia sudah menyiapkan komoditas ke Rusia senilai 570 juta dolar AS atau Rp7,69 triliun.

Previous articleFahri: Penuntasan Kasus Novel Pererat Hubungan KPK-Polri
Next articleKetua DPR: Presiden Tak Perlu Buat Perppu Terkait UU MD3