Pasuruan, PONTAS.ID – Nama Kepala Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, M. Yusuf Hasyim kini tengah menjadi sorotan publik terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus penggelapan mobil milik warga Surabaya. Kades yang akrab disapa Kades Haz ini akhirnya memberikan klarifikasi resmi guna menepis tuduhan miring yang menyudutkan dirinya.
Kades Kluwut Has membeberkan kronologi dibalik tercantumnya nama beliau di media sosial (medsos), ditemui di kedai kopi tepatnya di Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (9/3/2026).
Ia menegaskan bahwa posisinya murni berniat membantu proses pengembalian unit kendaraan milik korban, Rosnelli.
”Kapasitas saya hanya sebatas perantara karena pemilik ingin menebus unitnya. Saya tidak mengambil keuntungan sepeser pun,” kata Kades Haz di hadapan awak media.
Persoalan bermula saat sebuah mobil Innova Reborn milik korban digadaikan secara sepihak oleh penyewa (Ekky) kepada oknum anggota LPKSM Sakera berinisial TL. Namun, saat proses pelacakan, mobil tersebut justru diketahui berada di tangan oknum lain berinisial SA dengan nilai tebusan sebesar Rp 60 juta.
Ditambahkan Kades Haz menjelaskan bahwa uang tebusan tersebut masuk ke rekening pribadinya melalui perantara berinisial AD, bukan langsung dari korban. Ia pun menunjukkan rincian aliran dana tersebut yaitu, Rp 58 juta ditransfer ke rekening SA, Rp 1 juta diberikan kepada AD sebagai biaya operasional bantuan, sisanya diserahkan secara bertahap kepada SA (tunai dan transfer).
”Niat saya menolong, tapi isunya malah saya dianggap penadah. Kalau akhirnya jadi masalah begini, lebih baik saya tidak ikut campur dari awal,” tutupnya.
Penulis ; Abdullah
Editor : Fajar Virgyawan Cahya
















