SERGAI, PONTAS. ID – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya didapuk menjadi Pembina Upacara perdana, dalam Program Majelis Pendidikan Al-Washliyah tentang Upacara Bendera Setiap Hari Senin, bertempat di MTS 16 Perbaungan, Senin (30/10/2023).
Dalam kesempatan itu Bupati Sergai mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Majelis Pendidikan Al-Jamiyatul Wasliyah Kabupaten Sergai atas kesempatan yang diberikan kepada dirinya untuk menjadi pembina upacara.
Bupati Darma Wijaya dalam arahannya menyampaikan 3 pesan penting yang disampaikan kepada siswa dan Majelis Pendidikan AW. Yang pertama ialah tentang era globalisasi dimana perkembangan teknologi informasi dapat membuat pergeseran perubahan sikap serta perilaku dan tatanan sosial masyarakat, terutama pada generasi muda atau yang lazim disebut sebagai Gen-Z.
“Untuk itu kami mengharapkan agar seluruh lapisan masyarakat khususnya para guru dapat berupaya terus mengantisipasi tersebut dengan menanamkan pendidikan yang baik dengan tetap menanamkan nilai-nilai adab, sikap, dan perilaku para siswa/i,” pesan Bupati.
Kedepan, menurutnya persaingan dengan negara-negara lain semakin ketat yang jika tidak mempersiapkan diri maka akan tertinggal.
Kedua ialah tentang perlindungan kepada diri sendiri. Bupati menyebut, peredaran narkoba semakin banyak terjadi di Sumatera Utara, termasuk di Sergai. Karena itu ia meminta seluruh siswa/i untuk melindungi diri dari segala hal-hal yang menjurus ke penyalahgunaan barang haram tersebut.
“Maraknya peredaran narkoba, minuman keras, tindak pidana korupsi kejahatan terhadap anak, faham radikalisme, terorisme, bentrok massa bernuansa agama perlu mendapatkan perhatian,” ucapnya.
Terakhir, khusus menjelang pemilihan umum yang akan digelar tahun depan, Bupati mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat juga anak-anak yang telah memenuhi syarat untuk ikut berpartisipasi aktif dan menggunakan hak pilihnya dengan cerdas.
“Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Semoga pesan yang tersebut bisa dijalankan dengan baik,” tandas Bupati
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Rahmat Mauliady
















