Pengamanan Pemilu dan Pilkada Serentak, Polri: 211 Hari

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan //Foto: Humas Polri

Jakarta, PONTAS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah menyiapkan rencana operasi pengamanan tahapan inti Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024. Kegiatan operasi kepolisian terpusat ini disebut dengan sandi Operasi Mantap Brata 2023-2024.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/7/2023).

“Operasi ini direncanakan berlangsung selama 211 hari, mengikuti tahapan inti Pemilu 2023-2024,” kata Ramadhan, dalam keterangan resminya yang dikutip PONTAS.id, Kamis (20/6/2023).

“Waktu pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024 direncanakan selama 211 hari sesuai dengan tahapan inti Pemilu 2023-2024,” kata dia.

Dalam pelaksanaannya, Operasi Mantap Brata 2023-2024 akan melibatkan beberapa satuan kerja (satker) Polri. Di antaranya adalah Direktorat Pengamanan Polri, Korps Lalu Lintas Polri, dan Direktorat Intelkam Polri.

“Selain itu, Polri juga akan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan kelancaran dan keamanan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” paparnya.

Potensi Gangguan
Dalam keterangannya, Ramadhan juga menekankan bahwa ribuan personel kepolisian akan ditempatkan di berbagai wilayah seluruh Indonesia dalam rangka pengamanan operasi tersebut.

Mereka akan bertanggung jawab dalam menjaga keamanan selama proses kampanye, pemungutan suara, penghitungan suara, dan tahapan-tahapan lainnya yang terkait dengan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Dalam operasi ini, Polri juga akan memberikan perhatian khusus pada penanganan potensi gangguan keamanan, penyebaran berita hoaks atau provokatif, “Dan pengawasan terhadap pelanggaran hukum yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024,” jelasnya.

Ramadhan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar ikut serta dalam menciptakan suasana yang kondusif dan damai selama masa Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

Dia menegaskan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba mengganggu proses demokrasi atau melakukan pelanggaran hukum.

Dengan pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, diharapkan proses Pemilu dan Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan transparan.

“Polri siap bekerja sama dengan instansi terkait dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan menjamin suksesnya proses demokrasi di Indonesia,” tutupnya.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleSyarief Hasan Raih Penghargaan Tokoh Reformasi Parlemen dari Teropong Senayan
Next articleGandeng Pemprov Jabar Gelar UKW, Tantan Sulto: Tingkatkan Kualitas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here