Gaji Tunjangan Dipotong, Pegawai Sekolah SMKN 1 Rembang Pasuruan Mogok Kerja

Pasuruan, PONTAS.ID – Sejumlah tenaga pekerja di SMK Negeri 1 Rembang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur melakukan mogok kerja. Hal ini disebabkan lantaran adanya pemotongan tunjangan yang sudah tiga bulan tidak dibayarkan.

“Sejak bulan Mei 2022 sampai sekarang, tunjangan gaji yang diperoleh dari provinsi Jawa Timur sebesar Rp. 900.000 tersebut belum diterima para pekerja selama tiga bulan,” ujar salah satu narasumber yang tak ingin disebutkan namanya

Hal tersebut yang kemudian menyebabkan para tenaga pekerja SMKN 1 Rembang memilih untuk tidak masuk bekerja pada, Rabu (03/08/2022). Para tenaga kerja tersebut terdiri dari sopir, tukang kebun, tata usaha hingga security yang melakukan aksi mogok kerja .

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMKN 1 Rembang Evi Ristiana berdalih bahwa mogok kerja di sekolahnya tidaklah benar. “Saya lagi Dinas luar menghadiri undangan bapak PLH Kacabdin Provinsi Jawa Timur. Yang pastinya tidak ada mogok kerja mas, hanya acara makan – makan di kantin lantaran salah satu guru sedang mentraktirnya,” ungkapnya

Pantauan PONTAS.ID di lokasi SMKN 1 Rembang, memang terlihat tidak terlalu banyak tenaga pekerja. Bahkan di pos keamanan tidak ada satu orang pun. Pewarta menunggu hingga sekitar 2 jam, pos keamanan masih terlihat sepi tanpa ada satu orangpun yang terlihat. Baik itu security dan resepsionisnya.

Dengan kejadian tersebut, membuat para pekerja kecewa karena tanpa tunjangan tersebut gaji mereka hanya berkisar Rp. 500.000 – Rp. 1.000.000. Sehingga diharapkan tunjangan tersebut jangan sampai ditiadakan.

Penulis: Abdullah

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleDPD Ingatkan Pemda Perkuat Mitigasi Bencana Sebelum Musim Hujan
Next articlePartai Gelora Ingin Berikan Kebahagiaan dalam Berpolitik, Bukan Tekanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here