ADVERTORIAL
Martapura, PONTAS.ID – Barisan anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wisata Khatulistiwa Sei Rangas Tengah (SRT) Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar mengikuti Tourism Coaching Clinic pada Senin (20/3).
Bertempat di desa wisata Khatulistiwa SRT. Kegiatan yang diprakarsai oleh Pemerintah Desa Sei Rangas Tengah ini menghadirkan pemateri berkompeten.
Yakni Kabid Destinasi dan Pengembangan Objek Wisata Disbudporapar Banjar, Irwan Jaya serta Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti.
Mengusung tema Menuju Desa Wisata yang Manis, Unggul dan Berdaya Saing, pelatihan dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Sei Rangas Tengah, Muhammad Noor.
Ia mengapresiasi penuh para anggota Pokdarwis yang mengikuti rangkaian acara. Tak lupa, juga berterima kasih kepada pemateri yang bersedia berbagi ilmu dan langsung datang ke tempat wisata sungai tersebut.
“Kita bersama-sama punya keinginan kuat bagaimana Desa Wisata SRT atau Wisata Khatulistiwa semakin dikenal banyak orang, bahkan kalau bisa keluar daerah. Maka dari itu, penting bagi kami untuk bisa belajar dari para praktisi dan ahlinya,” katanya.
Kegiatan tourism coaching clinic sendiri berjalan kurang lebih selama tiga jam. Berbagai materi penting diuraikan oleh para pemateri. Anggota Pokdarwis SRT juga tampak menyimak dengan serius saat jalannya acara.
Sedangkan Irwan Jaya menilai, Wisata Khatulistiwa SRT punya potensi yang besar. Ia siap mendukung dan membina para pokdarwis yang ada di Kabupaten Banjar. Tak lupa, meminta masyarakat dan pokdarwis di SRT terus mengembangkan dan memaksimalkan potensi.
“Kita mendorong Wisata Khatulistiwa SRT ini terus eksis, dikenal dan disambangi banyak orang. Ini akan jadi lokasi wisata yang baru dan punya keunikan tersendiri di Kabupaten Banjar,” pesannya.
Sementara, Ketua DPD ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kalsel, Mutia Amana Nastiti juga turut mengungkapkan rasa kagumnya dengan apa yang tersaji di Wisata Khatulistiwa SRT.
Baginya, Wisata Khatulistiwa SRT sudah dianugerahi Tuhan dengan keindahan alam yang bagus. Bahkan, kehidupan masyarakat di bantaran sungai ujarnya patut dikenalkan lebih luas.
“Secara lokasi ini sudah bagus, tapi tentu kita tidak bisa hanya mengandalkan lanskap saja agar wisatawan tak sekadar datang sekali saja, tapi mau datang lagi nantinya. Jadi perlu pengelolaan yang berkelanjutan, dan tugas kita bersama untuk memajukan wisata daerah,” katanya.
Tak lupa, Mutia juga mendorong agar Wisata Khatulistiwa bisa menjadi desa wisata yang berkualitas, aman serta nyaman.
“Tadi saya sudah memberi beberapa saran bagaimana agar desa ini bisa membuat orang yang datang betah. Tentu pengembangan dilakukan bertahap, dan saya kira dari inisiatif kegiatan ini sudah langkah yang sangat bagus,” pungkasnya.
Adapun, selesai sesi penyampaian materi serta tanya jawab. Acara yang berkolaborasi dengan serikart Organizer ini ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari Kepala Desa kepada para pemateri yang selanjutnya diakhiri dengan foto bersama.
Penulis: M Amin
Editor: Ahmad Rahmansyah
















