Ungkap Tambang Ilegal di Tanah Bumbu, Polisi Seret 2 WNA China

Tanah Bumbu, PONTAS.ID – Jajaran Satuan Reskrim Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mengamankan puluhan alat untuk melakukan aktivitas pertambangan batubara tanpa izin di Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Senin (22/11/2021) malam pukul 20.30 WITA.

Kejadian ini dibernarkan oleh Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih.

“Mereka diduga melakukan penambangan tanpa ijin sesuai UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU Nomor 2 tahun 2009,tentang Mineral dan Batubara Jo 55 KUHP,” katanya.

Ia mengunhkapkan, saat ini puluhan alat berat dan dump truk masih diamankan di tkp dan dipasang police line. “Sementara 5 orang yang diamankan menjalani pemeriksaan di Polres Tanah Bumbu,” ungkapny.

Sebagai informasi, yakni tujuh unit alat berat yang diamankan jenis excavator merk Sany tipe SY 500 H warna kuning, 2 (dua) unit alat berat jenis excavator merk Hitachi Zaxis 330 warna orange, 1 (satu) unit dozer merk Shantuy, 1 (satu) unit dozer merk Komatsu tipe D85S.

Kemudian 14 (empat belas) unit dump truck merk Howo tipe 360 dan 6 (enam) unit dump truck merk Howo tipe 420.

Dalam giat tersebut, polisi juga mengamankan 5 orang, dua diantaranya warga negara Tiongkok. Yaitu Lin Shoqun, asal Fujian, China, jabatan Manager Operasional CV 86. Kemudian Lin Zhangshou juga asal Fujian, China sebagai pengawas tambang.

Sedangkan pekerja lokal yang diamankan Dedy Gusnadi, juru bicara (Translate Bahasa) CV 86,
Ariyan, operator excavator dan Syahri Ramdan juga operator excavator.

Penulis: Zainal Hakim
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleTinjau Lokasi Banjir, Bupati Sergai juga Bagikan Sembako
Next articleGelar HKN, Bupati Sergai Kebut Pencapaian Herd Immunity

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here